Dari Antrean Dua Jam ke Pengisian Lancar, Situasi BBM Maros Berangsur Normal

  • 14 Sep 2026 16:55 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Situasi pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mulai kembali normal. Salah satunya terlihat di SPBU Batangase, Kecamatan Mandai, yang sebelumnya sempat dipadati kendaraan hingga mengganggu arus lalu lintas.

Berdasarkan pantauan pada Senin 14 September 2026, aktivitas pengisian BBM di SPBU Batangase berlangsung lancar. Kendaraan konsumen tidak lagi mengular hingga masuk ke badan jalan seperti yang terjadi pada hari-hari sebelumnya.

Petugas Polsek Mandai, Polres Maros, Aiptu Ibrahim, mengatakan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU Batangase mulai normal sejak sekitar pukul 00.00 WITA. "Alhamdulillah, mulai dari tadi malam sekitar pukul 24.00, situasi arus lalu lintas di dekat SPBU Batangase berjalan aman dan lancar," ujar Ibrahim.

Menurutnya, hingga saat ini kendaraan yang hendak mengisi BBM sudah tidak menimbulkan antrean panjang. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar SPBU kembali lancar dan tidak menghambat pengguna jalan lainnya.

"Pengisian BBM berjalan lancar, kemudian konsumen pembeli juga sudah tidak antre lagi seperti hari-hari sebelumnya yang masuk ke badan jalan dan menghalangi jalan lain," kata Ibrahim.

Ibrahim menambahkan, hingga pemantauan dilakukan tidak ditemukan gangguan maupun pelanggaran yang berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas di sekitar SPBU. "Alhamdulillah sampai saat sekarang sudah berjalan aman dan lancar. Tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan atau pelanggaran-pelanggaran sekecil apa pun. Sementara tidak ada, aman terkendali," jelasnya.

Kondisi antrean yang mulai normal disambut positif oleh masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku sebelumnya harus menghabiskan waktu cukup lama untuk mendapatkan BBM.

Abdul Salam, salah seorang pengendara, mengatakan sebelum kondisi kembali normal, dirinya harus mengantre hingga sekitar dua jam sebelum bisa masuk ke area SPBU. "Sebelumnya susah, mengantri. Biasa dua jam mengantri, baru bisa sampai masuk," ujarnya.

Menurut Abdul Salam, antrean panjang BBM tidak hanya menguras waktu, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas dan pekerjaan masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk mobilitas sehari-hari. Ia mengaku kondisi saat ini sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Lumayan," katanya saat ditanya mengenai kondisi antrean BBM saat ini.

Bagi masyarakat yang menggantungkan aktivitas pekerjaan pada kendaraan, kelancaran distribusi dan pelayanan BBM menjadi hal penting. Antrean panjang dapat membuat waktu perjalanan bertambah dan berpotensi menghambat aktivitas masyarakat.

Pengendara lainnya, Daeng Ropu, juga berharap kondisi pelayanan BBM yang mulai lancar tersebut dapat dipertahankan. "Semoga kelancaran ini tetap seperti ini terus," harapnya.

Normalnya kembali pengisian BBM di SPBU Batangase menjadi angin segar bagi pengguna kendaraan yang sebelumnya harus menghadapi antrean panjang. Selain mengurangi kepadatan di sekitar SPBU, kondisi tersebut juga membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan Batangase yang merupakan salah satu jalur dengan mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Masyarakat berharap kelancaran pengisian BBM tidak hanya berlangsung sementara, tetapi dapat dipertahankan sehingga antrean panjang tidak kembali terjadi. Kelancaran distribusi BBM juga dinilai penting untuk memastikan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di berbagai wilayah Kabupaten Maros tetap berjalan.

Pihak kepolisian sendiri terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas di sekitar SPBU guna mencegah antrean kendaraan kembali meluber ke badan jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....