Pertamina Siapkan Klaster SPBU untuk Pisahkan Antrean Kendaraan
- 12 Sep 2026 12:39 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyiapkan strategi klasterisasi SPBU untuk mengurai antrean BBM di Kota Makassar. Klasterisasi dilakukan dengan membedakan pelayanan berdasarkan jenis kendaraan, terutama kendaraan pribadi dengan kendaraan besar seperti bus dan truk.
EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, mengatakan pengaturan tersebut penting agar antrean kendaraan besar tidak menghambat masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Menurutnya, Pertamina juga akan berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk mengatur pola antrean kendaraan besar di lapangan.
“Yang kedua tadi terkait dengan antrean, kita bagi antara antrean di solar dan juga kendaraan roda dua maupun kendaraan besar. Ini tadi akan kita coba klaster,” kata Deny, Jumat, 11 September 2026.
Pengaturan waktu antrean juga menjadi bagian dari strategi tersebut. Kendaraan bus dan truk diharapkan dapat diarahkan mengantre pada waktu tertentu sehingga tidak bertemu dengan kepadatan aktivitas masyarakat. Pola ini dinilai penting karena kendaraan besar membutuhkan ruang lebih panjang ketika mengantre dan berpotensi menggunakan badan jalan dalam jumlah besar.
Selain pengaturan jenis kendaraan, Pertamina akan melihat kondisi masing-masing SPBU. Sebab, tidak seluruh SPBU memiliki akses jalan dan kapasitas antrean yang sama. SPBU yang memiliki akses jalan lebih luas dapat dipertimbangkan untuk melayani kendaraan besar, sedangkan lokasi dengan akses jalan sempit dapat difokuskan pada kendaraan masyarakat.
Deny mengatakan klasterisasi akan dikoordinasikan bersama pemerintah kota, Organda, kepolisian, dan unsur Satgas Gabungan agar penerapannya tidak menimbulkan persoalan baru. “Kami juga mengharapkan kerja samanya untuk kelancaran di lapangan. Tim Satgas Gabungan juga dibentuk, ini akan kami support dan jalankan monitoring serta pengaturan khususnya agar masyarakat tetap nyaman,” ujarnya.
Pertamina juga akan mengatur antrean kendaraan di dalam area SPBU agar tidak meluber hingga mengganggu pengguna jalan. Pengaturan ini dinilai penting terutama pada SPBU yang berada di ruas jalan dengan kapasitas terbatas.
Deny berharap strategi klasterisasi dan pengaturan waktu kendaraan besar dapat segera diterapkan sehingga antrean dapat terurai dan masyarakat tetap memperoleh pelayanan BBM dengan lebih nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....