UNM Dorong Sekolah dan Keluarga Wujudkan Lingkungan Ramah Anak
- 29 Agt 2026 20:20 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menggelar kegiatan “Smart School Smart Parent: Inovasi Kolaborasi Sekolah dan Keluarga dalam Mewujudkan Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak” di Yayasan Islam Persahabatan, Kota Makassar, Sabtu, 29 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 13.00 WITA tersebut melibatkan guru dan orang tua sebagai peserta.
Program ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi antara sekolah dan keluarga, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pengasuhan, perlindungan, serta pemenuhan hak anak. Program pengabdian kepada masyarakat ini diketuai M. Ali Latif dengan anggota tim dosen Fadhilah Afifah, Andi Reski Nurhikmah dan Fadilla Fira Firmanilah.
Ketua tim pengabdian, M. Ali Latif, menjelaskan program Smart School Smart Parent dikembangkan dengan menempatkan sekolah dan keluarga sebagai dua pilar utama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. “Program ini kami kembangkan untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Perlindungan dan pemenuhan hak anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua dan lingkungan keluarga,” ujar Ali Latif.
Dijelaskan program tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan guru dan orang tua, tetapi juga mendorong perubahan praktik pendampingan anak, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan penguatan materi mengenai hak dan perlindungan anak, pengasuhan positif, komunikasi empatik, pendampingan belajar di rumah, serta pencegahan kekerasan verbal dan psikologis. Peserta juga diarahkan memahami bahwa pendidikan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.
Kegiatan dikemas secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, refleksi pengalaman, simulasi komunikasi dan penyusunan rencana tindak lanjut. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada guru dan orang tua untuk membahas persoalan nyata yang dihadapi dalam mendampingi anak.
Selain penguatan kapasitas guru dan orang tua, tim PKM UNM memperkenalkan pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung komunikasi sekolah dan keluarga. Pemanfaatan grup WhatsApp, media edukasi parenting dan instrumen monitoring sederhana menjadi bagian dari inovasi Smart School Smart Parent System.
| Baca juga: Tim PKM UNM Hadirkan Inovasi Kantong Cerita |
Pelaksanaan kegiatan mendapat respons positif dari peserta. Guru dan orang tua terlibat aktif dalam proses diskusi dan pembelajaran, sehingga komunikasi yang terbangun diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga edukatif dan partisipatif.
Melalui program tersebut, sekolah dan orang tua didorong membangun pola komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan. Kolaborasi ini penting agar nilai-nilai pendidikan yang diterapkan di sekolah dapat diperkuat melalui pola pengasuhan dan pendampingan anak di lingkungan keluarga.
Program Smart School Smart Parent juga dirancang berkelanjutan melalui penguatan forum komunikasi sekolah-keluarga, penyediaan media edukasi parenting, penguatan penggerak internal sekolah, serta integrasi kegiatan kolaboratif ke dalam agenda rutin sekolah.
Ia berharap program tersebut dapat menjadi model praktis bagi sekolah dan keluarga dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, ramah anak, suportif dan berpihak pada kepentingan terbaik anak. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi UNM dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui inovasi yang relevan dengan kebutuhan sekolah dan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....