Makassar Raih Apresiasi Nasional, Sekolah Pulau Direvitalisasi
- 10 Sep 2026 14:55 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali meraih apresiasi di tingkat nasional atas komitmennya dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan. Penghargaan daerah peduli akses dan infrastruktur pendidikan diberikan oleh KompasTV kepada Pemkot Makassar pada puncak peringatan HUT ke-15 KompasTV di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu 9 September 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Usai menerima penghargaan, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar masyarakat yang wajib dijamin oleh pemerintah. Menurutnya, komitmen menghadirkan pendidikan gratis harus diiringi dengan penyediaan akses dan infrastruktur pendidikan yang memadai.
"Komitmen kita untuk pendidikan gratis tidak hanya soal pembebasan biaya, tetapi memastikan hak masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang layak melalui akses dan infrastruktur yang berkualitas," ujar Munafri, Kamis (10/9/2026).
Ia mengatakan, pembangunan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Makassar karena menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain pembenahan infrastruktur, Pemkot Makassar juga memperkuat perhatian terhadap guru dan tenaga kependidikan sebagai faktor penting dalam peningkatan mutu pendidikan. "Perhatian kita juga kepada para guru dan tenaga pengajar. Ini akan menjadi fokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar," katanya.
Komitmen pemerataan pendidikan juga diarahkan ke wilayah kepulauan. Pemkot Makassar menerapkan skema baru pemberian tunjangan bagi guru dan tenaga kependidikan berdasarkan zona jarak penugasan. Menurut Munafri, kebijakan tersebut bertujuan memberikan penghargaan yang lebih adil bagi guru yang bertugas di wilayah dengan tingkat kesulitan akses yang lebih tinggi. "Semakin jauh lokasi penugasan, semakin besar tunjangan yang diberikan. Ini menjadi bentuk motivasi agar para guru tetap semangat memberikan pelayanan pendidikan terbaik," ujarnya.
Disisi lain, Pemkot Makassar terus merevitalisasi sekolah-sekolah di wilayah kepulauan. Perbaikan dilakukan terhadap bangunan sekolah, meubelair, hingga fasilitas penunjang pembelajaran di sejumlah kawasan seperti Lakkang, Bone Tambu, Lae-Lae, Kodingareng, Barrang Lompo, dan Barrang Caddi. Khusus di Bone Tambu, pemerintah juga merealisasikan perbaikan sekolah yang mengalami kerusakan akibat abrasi.
Munafri menambahkan, ke depan pembangunan tidak hanya difokuskan pada ruang kelas, tetapi juga penyediaan jaringan listrik, akses internet, pemanfaatan energi surya melalui solar panel, serta peningkatan fasilitas rumah dinas bagi kepala sekolah dan guru di wilayah kepulauan. Ia berharap seluruh upaya tersebut mampu menghadirkan kualitas layanan pendidikan yang setara antara wilayah daratan dan kepulauan.
"Harapannya anak-anak di kepulauan mendapatkan kualitas pendidikan yang sama dengan yang ada di Kota Makassar. Ini menjadi bagian dari visi pemerataan akses pendidikan yang terus kita wujudkan," kata Munafri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....