Antisipasi Kebakaran Lahan, Polres Maros Perkuat Sinergi Lintas Sektor
- 27 Agt 2026 07:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Memasuki periode musim kemarau yang meningkatkan risiko terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Maros memperkuat langkah pencegahan dengan menggelar apel siaga secara serentak di seluruh Polsek jajaran, Rabu, 26 Agustus 2026.
Apel siaga tersebut tidak sekadar menjadi agenda pemeriksaan personel, tetapi menjadi bagian dari strategi Polres Maros untuk memastikan seluruh jajaran berada dalam kondisi siap menghadapi kemungkinan munculnya titik api di wilayah hukum masing-masing. Kesiapsiagaan dilakukan dengan mengecek kekuatan personel, kesiapan sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Polsek jajaran juga diarahkan untuk meningkatkan komunikasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, BPBD, perangkat desa dan kelurahan, hingga masyarakat yang berada di wilayah rawan kebakaran.
Langkah tersebut dinilai penting karena penanganan Karhutla membutuhkan respons cepat. Api yang awalnya berasal dari pembakaran lahan maupun aktivitas masyarakat dapat dengan mudah meluas ketika kondisi vegetasi kering dan cuaca panas.
Kapolres Maros AKBP Devi Sujana melalui Kasi Humas AKP Ahmad, mengatakan pencegahan harus menjadi prioritas sebelum kebakaran terjadi. “Kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya Karhutla. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar AKP Ahmad.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah meluasnya Karhutla. Warga yang berada di sekitar kawasan hutan, lahan perkebunan, maupun area yang memiliki vegetasi mudah terbakar diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera memberikan informasi apabila menemukan adanya titik api.
Polres Maros juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Aktivitas pembakaran yang dilakukan tanpa pengawasan berpotensi menimbulkan api yang sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi angin cukup kencang dan lahan dalam keadaan kering.
Selain pencegahan, jajaran Polres Maros juga menekankan pentingnya respons cepat. Informasi mengenai kemunculan api harus segera diteruskan kepada petugas agar proses penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Apel siaga serentak ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, tetapi membutuhkan kerja bersama mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.
Koordinasi tersebut juga diharapkan mampu mempercepat mobilisasi personel dan peralatan apabila terjadi kebakaran, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan informasi dan imbauan terkait langkah-langkah pencegahan. Polres Maros menegaskan akan terus melakukan langkah preventif melalui pemantauan wilayah, edukasi kepada masyarakat, serta koordinasi dengan instansi terkait. Upaya tersebut dilakukan untuk menekan potensi Karhutla sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Dengan kesiapsiagaan yang diperkuat sejak dini, kepolisian berharap ancaman Karhutla selama musim kemarau dapat diminimalkan. Masyarakat pun diimbau tidak menganggap remeh aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dan segera melapor apabila menemukan kondisi yang mencurigakan.
Bagi Polres Maros, pencegahan Karhutla bukan hanya soal memadamkan api ketika kebakaran terjadi, tetapi bagaimana memastikan potensi kebakaran dapat dikenali, dicegah, dan ditangani sedini mungkin melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.(*)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....