Empat Rumah Semi Permanen Terbakar di Daya, Satu Warga Tewas

  • 21 Agt 2026 10:44 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Makassar - Kebakaran hebat melanda empat unit rumah semi permanen di Jalan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis malam (20/8/2026). Dalam peristiwa tersebut, satu orang laki-laki ditemukan meninggal dunia.

Kobaran api terlihat membesar dan dengan cepat merambat ke sejumlah bangunan yang berada dalam satu kawasan. Rekaman video yang diambil warga memperlihatkan api membakar rumah-rumah tersebut hingga sebagian besar bangunan rata dengan tanah.

Kondisi rumah yang berdempetan serta lokasi bangunan yang berada di dalam lorong menjadi salah satu kendala petugas saat melakukan pemadaman. Akses menuju lokasi yang sempit membuat armada pemadam kebakaran tidak dapat bergerak secara leluasa.

Sebanyak 35 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga menghadapi kepadatan warga yang berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Setelah melakukan upaya pemadaman, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api dalam waktu kurang lebih satu jam.

Proses pendinginan kemudian dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Namun, saat melakukan proses pemadaman dan penyisiran bangunan, petugas menemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia. Korban diduga terjebak di dalam salah satu bangunan ketika kobaran api membesar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar Fadli Welang membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut kondisi lokasi menjadi salah satu tantangan petugas dalam melakukan penanganan. “Akses yang sempit dan banyaknya warga yang berkerumun menjadi kendala bagi petugas dalam melakukan proses pemadaman,” ujar Fadli Welang.

Meski menghadapi kendala, petugas tetap berupaya melakukan pemadaman dengan cepat agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Petugas Damkar bersama pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena padatnya permukiman dan akses lorong yang sempit dapat memperlambat proses penanganan ketika terjadi kebakaran. Petugas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan kejadian kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....