HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Luncurkan Program 'Merdeka dalam Genggaman'

  • 17 Agt 2026 16:47 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar meluncurkan program "Merdeka dalam Genggaman" sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik berbasis digital pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026. Program tersebut diluncurkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, usai upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Karebosi, Makassar.

Munafri mengatakan, transformasi digital yang dilakukan pemerintah kota merupakan upaya memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat, bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru. "Ini bukan hadiah, tapi ini adalah hak yang dimiliki oleh warga Kota Makassar mendapatkan kemudahan terhadap akses di hari kemerdekaan," ujar Munafri.

Peluncuran program ditandai dengan hadirnya tiga fitur layanan digital yang terintegrasi dalam aplikasi Lontara Plus, yakni pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) secara daring, serta fitur Makassar Move. Menurut Munafri, digitalisasi layanan administrasi kependudukan diharapkan memudahkan masyarakat mengurus dokumen tanpa harus datang langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain itu, fitur pembayaran PBB secara daring juga diharapkan mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Sementara itu, fitur Makassar Move dirancang untuk mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan kota. Melalui fitur tersebut, masyarakat dapat mencatat aktivitas berjalan kaki, jogging, berlari, maupun bersepeda.

"Yang jalan kaki, yang jogging, yang naik sepeda, yang lari, silakan masuk ke dalam aplikasi Lontara. Setiap minggu akan ada hadiah-hadiah menarik yang diundi untuk kita dapatkan bersama-sama," kata Munafri.

Ia menjelaskan, melalui Makassar Move masyarakat juga dapat melaporkan berbagai kondisi yang ditemui di lapangan, seperti kerusakan fasilitas umum maupun persoalan lingkungan yang memerlukan perhatian pemerintah. Menurutnya, mekanisme tersebut menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat sehingga berbagai persoalan yang luput dari pengawasan dapat segera ditindaklanjuti.

Munafri menegaskan, peluncuran tiga fitur tersebut menjadi simbol semangat kemerdekaan di era digital. Kemerdekaan, kata dia, tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga menghadirkan kemudahan akses pelayanan publik bagi masyarakat.

"Kami meluncurkan pelayanan ini adalah sebuah komitmen dalam membangun digitalisasi di Kota Makassar. Ini adalah wujud kemerdekaan digital di bidang pelayanan publik," tegasnya.

Pada momentum HUT ke-81 RI, Munafri juga mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan transformasi digital sebagai bagian dari pembangunan Kota Makassar. "Mari kita awasi dan kawal pembangunan kota ini bersama. Satu Kota, Satu Aplikasi, Merdeka dalam Genggaman," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....