Investasi Sulsel Didorong Tak Terpusat di Makassar

  • 15 Agt 2026 20:33 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong pengembangan investasi berbasis kawasan di 24 kabupaten dan kota. Kebijakan tersebut diarahkan agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di Kota Makassar.

Plt. Kepala Bidang Perencanaan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Sulawesi Selatan, Nirmalasari Haya, saat berbincang di Pro 1 RRI Makassar Jumat, 14 Agustus 2026 mengatakan pemerataan menjadi tujuan utama. Menurutnya, investasi berbasis kawasan menjadi pendekatan untuk mendorong munculnya pusat-pusat ekonomi baru.

“Perencanaan berbasis kawasan merupakan upaya untuk melaksanakan pembangunan secara merata di seluruh wilayah,” kata Nirmalasari.

Ia menjelaskan, pemerintah mendorong potensi sumber daya daerah menjadi kawasan strategis yang menarik bagi investor. Promosi investasi juga terus dilakukan melalui berbagai program, termasuk penyusunan rencana umum penanaman modal.

Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman pemerintah kabupaten dan kota dalam memetakan potensi investasi daerah. “Harapannya pusat-pusat ekonomi baru juga tumbuh di kabupaten kota,” ujarnya.

Nirmalasari menyebut sejumlah kawasan telah dipetakan berdasarkan potensi unggulan masing-masing daerah. Kawasan sentra garam berada di Jeneponto, Takalar, dan Pangkep, sedangkan wisata bahari dikembangkan di Bulukumba.

Kawasan rumput laut dan perikanan dikembangkan di Takalar, sementara kakao dan kopi diarahkan ke Luwu Utara serta Toraja Utara. Pemerintah juga menyiapkan kawasan industri yang mencakup Makassar, Gowa, Bantaeng, Takalar, Jeneponto, Maros, dan Luwu Timur.

Pengembangan kawasan tersebut diharapkan membuka peluang investasi sekaligus memperkuat konektivitas antardaerah di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....