Jufri Rahman Sampaikan Pesan Perpisahan jelang Purnabakti
- 01 Okt 2026 06:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar —Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyampaikan pesan perpisahan kepada jajaran DPRD dan Pemprov Sulsel. Ia menekankan tentang pentingnya integritas dalam menjalankan pemerintahan. Hal ini diungkapkannya, dalam Rapat Paripurna jelang masa purna baktinya, yang masuk pada 1 Oktober 2026.
Jufri Rahman mengatakan integritas menjadi modal utama selama sekitar 40 tahun berkarier sebagai birokrat. Ia berharap prinsip tersebut terus dijaga aparatur dalam menjalankan amanah pemerintahan. Menurutnya, jabatan pada akhirnya akan berakhir, sementara hubungan antarmanusia tetap terjalin. “Yang indah itu adalah kita yang ditinggalkan, bukanlah jabatan,” ucapnya, Selasa 29 September 2026
Ia pun menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan maupun sikap yang kurang berkenan. Ia berharap seluruh pihak dapat memaafkan berbagai kekhilafan selama dirinya menjalankan amanah. “Jika ada perkataan yang melukai mohon dimaafkan,” katanya. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan peserta rapat.
Ia menegaskan purnabakti tidak menjadi akhir dari hubungan yang telah terbangun selama menjalankan tugas pemerintahan.Dirinya juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. “Saya pergi dengan jabatan Sekretaris Daerah Provinsi, tapi tidak pergi dari sebuah persaudaraan,” ujarnya. Pesan tersebut menjadi bagian dari momen perpisahannya menjelang akhir masa tugas.
Rapat Paripurna DPRD Sulsel dipimpin Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi bersama para wakil ketua. Hadir anggota DPRD Sulsel dan jajaran organisasi perangkat daerah Pemprov Sulsel. Agenda rapat membahas pandangan umum fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembahasan mencakup penerimaan daerah dari keuntungan bersih pemegang IUPK serta perubahan bentuk hukum Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah Sulsel.
Jufri memulai karier sebagai birokrat pada 1986 dan mengakhiri pengabdiannya sebagai Sekda Sulsel. Perjalanan panjang tersebut membuatnya bertemu dengan banyak pihak dalam berbagai tugas pemerintahan. Ia berharap pengalaman selama mengabdi dapat menjadi bagian dari pembelajaran bagi aparatur lainnya. “Modal saya cuma satu, integritas,” pungkas Jufri.
Momen perpisahan tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan Jufri sebagai aparatur sipil negara. Ia meninggalkan jabatan, namun berharap hubungan persaudaraan dengan jajaran pemerintahan dan DPRD tetap terjaga. Integritas dan pengabdian menjadi pesan utama yang disampaikannya menjelang purnabakti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....