BULOG Sulselbar Siapkan Penyerapan Panen Musim Kedua

  • 09 Agt 2026 21:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Perum BULOG Kanwil Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mulai mempersiapkan penyerapan gabah menghadapi panen musim kedua. Persiapan dilakukan di tengah musim kemarau yang berpotensi menyebabkan kekeringan lahan persawahan. Sejumlah daerah di Sulsel mulai memasuki masa panen.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Sulselbar Fahrurozi mengatakan panen mulai berlangsung di sejumlah wilayah. Daerah tersebut antara lain Takalar, Maros, Barru, dan Bone. "Saat ini sudah di beberapa lokasi wilayah kabupaten mulai ada panen, seperti di Takalar, Maros, Barru, dan wilayah Bone," ujarnya,

Menurutnya, kondisi lahan yang mengalami gagal panen belum dapat dipastikan saat ini. Dampak kekeringan akan lebih terlihat ketika memasuki masa panen. "Untuk mengetahui kondisi sawah yang mengalami gagal panen akibat musim belum tergambar sekarang, nanti akan terlihat saat musim panen," kata Fahrurozi Minggu, 9 Agustus 2026

Fahrurozi menyebut sejumlah laporan kekeringan telah diterima BULOG. Pemerintah daerah juga melakukan berbagai upaya untuk menjaga tanaman hingga masa panen. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam persiapan penyerapan musim kedua.

Hingga kini, serapan gabah BULOG Sulsel mencapai sekitar 525 ribu ton. Kabupaten Pinrang menjadi daerah dengan serapan terbesar mencapai 89.839 ton, disusul Sidrap 79.032 ton dan Parepare. "Serapan terbesar ada di Pinrang, kemudian Sidrap dan Parepare karena infrastrukturnya paling banyak di sana," jelas Fahrurozi.

Ia mengatakan ketersediaan infrastruktur menjadi salah satu faktor tingginya serapan di tiga daerah tersebut. Meski demikian, sumber gabah yang diserap berasal dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan. BULOG akan terus memantau perkembangan panen dan kondisi pertanian di daerah.

Persiapan penyerapan dilakukan untuk menjaga hasil produksi petani tetap terserap saat panen musim kedua. BULOG juga akan menyesuaikan penyerapan dengan kondisi produksi di lapangan. Langkah tersebut diharapkan mendukung petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan di Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....