Bulog Sulselbar Siapkan Gudang Baru untuk Tingkatkan Kapasitas Penyimpanan
- 28 Jul 2026 07:28 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menyiapkan pembangunan 11 gudang baru untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan beras. Gudang tersebut akan dibangun di Kabupaten Pinrang, Bone, Palopo, Bulukumba, Kepulauan Selayar, hingga Mamasa, Sulawesi Barat.
Pembangunan ini merupakan bagian dari program strategis Perum Bulog Pusat yang membangun 100 gudang di seluruh Indonesia. Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulselbar, Fahrurozi, mengatakan persiapan pembangunan masih berada pada tahap teknis di tingkat pusat. Sementara itu, Bulog Sulselbar menyelesaikan administrasi agar proses pembangunan berjalan lancar.
"Saat ini persiapan teknis masih diproses di pusat, sedangkan kami menyiapkan administrasi karena sebagian lahan merupakan aset Bulog dan sebagian lainnya hibah dari pemerintah daerah," kata Fahrurozi, Senin 27 Juli 2026
Ia menjelaskan total stok beras Bulog Sulselbar saat ini mencapai 855 ribu ton, sedangkan kapasitas gudang milik Bulog hanya mampu menampung sekitar 364 ribu ton. Kondisi tersebut membuat sebagian stok harus disimpan di gudang sewa dan gudang milik mitra penggilingan.
Saat ini Bulog Sulselbar memiliki 204 unit gudang yang tersebar di 52 kompleks pergudangan. Namun kapasitas tersebut belum mencukupi untuk menampung seluruh cadangan beras pemerintah. Karena itu, Bulog memanfaatkan gudang swasta dan mitra penggilingan sebagai tempat penyimpanan tambahan.
Fahrurozi mengatakan pembangunan gudang baru ditargetkan dimulai pada November 2026. Proyek tersebut diperkirakan selesai dalam enam hingga tujuh bulan atau sekitar Mei hingga Juni 2027. "Setiap unit gudang diproyeksikan memiliki kapasitas tampung rata-rata 3.500 ton, sementara kesiapan teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih disusun," ujarnya.
Menurut Fahrurozi, penambahan gudang menjadi kebutuhan mendesak karena kapasitas penyimpanan Bulog masih terbatas. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Bulog memperkuat kerja sama dengan pemilik penggilingan padi swasta dan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi). Kolaborasi itu difokuskan di daerah sentra produksi padi seperti Kabupaten Sidrap dan Pinrang.
Fahrurozi berharap pembangunan gudang baru dapat meningkatkan kapasitas penyimpanan beras di Sulselbar. Penambahan fasilitas tersebut juga diharapkan memperkuat pengelolaan cadangan beras pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan pangan. "Pembangunan gudang ini penting agar kapasitas penyimpanan Bulog semakin memadai dan pengelolaan stok beras menjadi lebih optimal," ucapnya. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....