SOP Penanganan Bencana, BPBD Makassar: Bantuan Wajib Tiba Tiga Jam Pascakebakaran
- 05 Agt 2026 11:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar memastikan seluruh bantuan kedaruratan bagi korban kebakaran di kawasan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo langsung disalurkan dalam waktu maksimal tiga jam setelah api berhasil dipadamkan. Kepala Pelaksana BPBD Makassar Muh Fadli mengatakan langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak segera terpenuhi.
Dijelaskan penanganan kebakaran dilakukan berdasarkan prosedur tetap (protap) dan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku dalam setiap penanganan bencana. "Setiap kebakaran kami sudah memiliki protap dan juknis. Setelah api padam, tim langsung melakukan asesmen untuk mengetahui korban jiwa maupun kerugian. Setelah asesmen selesai, bantuan kedaruratan harus sudah turun paling lambat tiga jam setelah api padam," kata Muh Fadli, Rabu, 5 Agustus 2026
Bantuan yang diberikan meliputi obat-obatan, family kit, pakaian, selimut, terpal, tenda jika dibutuhkan, serta perlengkapan kedaruratan lainnya yang diperlukan warga selama masa tanggap darurat.
Selain BPBD, Dinas Sosial Kota Makassar juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan bagi para penyintas yang masih bertahan di lokasi maupun di posko pengungsian.
Memasuki hari kedua pascakebakaran, BPBD mulai menyalurkan bantuan material bangunan berupa spandek, kayu, seng, paku, balok kayu, hingga tripleks. Penyaluran dilakukan berdasarkan hasil asesmen terhadap tingkat kerusakan rumah, jumlah kepala keluarga, dan jumlah jiwa yang terdampak.
"Kami juga terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penyediaan MCK agar warga tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar selama masa penanganan bencana," ujarnya.
Muh Fadli menyebut data terbaru hingga 5 Agustus 2026 menunjukkan jumlah rumah terdampak bertambah dari 58 unit menjadi 62 unit. Musibah tersebut berdampak pada 88 kepala keluarga dengan total 323 jiwa.
Menurutnya, seluruh bantuan kedaruratan telah disalurkan kepada warga. Selain dari Pemerintah Kota Makassar, bantuan juga datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, relawan, anggota DPRD, serta berbagai elemen masyarakat sehingga kebutuhan dasar para korban untuk sementara dapat terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....