MYP Paket I Mulai Tata Median, Trotoar, dan Drainase Jalan

  • 04 Okt 2026 04:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pembangunan infrastruktur jalan melalui Multi Years Project (MYP) Paket 1 Pemprov Sulsel memasuki tahap penataan sarana pendukung. Pekerjaan mencakup median jalan, pedestrian, trotoar, dan drainase. Penataan dilakukan pada sejumlah ruas di Makassar, Gowa, Sinjai, dan Bulukumba. Paket ini mencakup 13 ruas jalan dan tujuh titik longsor akibat bencana.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan penataan dilakukan bertahap mengikuti progres masing-masing ruas. Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan infrastruktur jalan yang telah ditangani. Penataan diarahkan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. “Saat ini penataan kawasan kita lakukan secara bertahap, termasuk median jalan, pedestrian, trotoar hingga saluran drainase di sejumlah ruas,” kata Andi Sudirman, Sabtu 3 Oktober 2026

Selain badan jalan, sarana pendukung turut dibenahi untuk memperkuat fungsi kawasan jalan. Penataan mencakup fasilitas pejalan kaki dan sistem drainase. Pekerjaan juga disesuaikan dengan kondisi setiap ruas. Langkah tersebut dilakukan agar infrastruktur dapat berfungsi secara optimal.

MYP Paket 1 Pemprov Sulsel mencakup penanganan jalan di empat wilayah. Program tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan badan jalan, tetapi juga penataan kawasan pendukung. Pemerintah daerah berharap peningkatan infrastruktur dapat memperlancar mobilitas masyarakat. “Penataan kawasan ini melengkapi fungsi jalan agar semakin aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Andi Sudirman.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel Muhammad Rosyadi menjelaskan sejumlah pekerjaan tengah berlangsung. Di Jalan Hertasning Makassar, pengerjaan berlanjut pada pemasangan manhole untuk pedestrian. Sementara di Jalan Aroepala dilakukan pengecoran beton penutup saluran drainase. “Di ruas Jalan Hertasning, pekerjaan saat ini berlanjut pada pemasangan manhole untuk pedestrian,” jelas Rosyadi.

Pekerjaan juga berlangsung di ruas Batas Gowa–Tondong, Kabupaten Sinjai. Pada ruas tersebut dilakukan pembangunan bahu beton dengan mutu fc 15 MPa. Penanganan serupa dilakukan di ruas Tanete–Tanaberu, Kabupaten Bulukumba. Bahu jalan pada ruas tersebut juga menggunakan beton fc 15 MPa.

Sementara itu, ruas Batas Bulukumba–Sanjai–Sinjai memasuki tahap penanganan hasil galian. Pekerjaan dilakukan menggunakan Cold Milling Machine (CMM). Tahapan tersebut menjadi bagian dari penyelesaian pekerjaan pada masing-masing ruas. “Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara bertahap mengikuti progres pekerjaan di masing-masing ruas,” ujar Rosyadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....