Musim Kemarau Melanda, PMI Maros Salurkan Air Bersih ke 17 Titik
- 03 Agt 2026 19:50 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Maros - Musim kemarau yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Maros mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Maros bergerak cepat. Hingga awal Agustus 2026, PMI telah menyalurkan bantuan air bersih ke 17 titik yang mengalami krisis air.
Ketua Harian PMI Cabang Maros sekaligus Koordinator Penyaluran Air Bersih, Surya Diningrat, mengatakan distribusi air dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat yang masuk ke PMI. Setiap permohonan akan dijadwalkan agar penyaluran dapat dilakukan secara merata.
"Hingga saat ini sudah ada 17 titik yang kami salurkan bantuan air bersih. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan, bisa langsung menghubungi saya sebagai koordinator untuk dijadwalkan penyalurannya," ujarnya, Minggu 2 Agustus 2026.
Surya menjelaskan, distribusi air bersih menggunakan armada mobil tangki milik PMI Maros. Program kemanusiaan ini rutin dilaksanakan setiap tahun saat musim kemarau melanda dan menjadi salah satu bentuk respons cepat PMI terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
"Mobil tangki yang digunakan adalah armada milik PMI sendiri. Kegiatan ini memang rutin kami lakukan setiap tahun ketika musim kemarau," katanya.
Dari sejumlah wilayah yang telah menerima bantuan, Kecamatan Bontoa dan Maros Baru menjadi daerah dengan permintaan terbanyak. Namun, Bontoa tercatat sebagai wilayah yang paling terdampak akibat berkurangnya ketersediaan air bersih.
"Permintaan paling banyak berasal dari Kecamatan Bontoa. Kondisi di sana memang cukup parah dibandingkan wilayah lainnya," ungkap Surya.
PMI Maros memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung dan kebutuhan masyarakat masih tinggi. "Selama musim kemarau masih berlangsung dan masih ada permintaan dari masyarakat, kami akan terus menyalurkan bantuan air bersih," tegasnya.
Untuk mempermudah pelayanan, warga tidak diwajibkan mengajukan permohonan melalui pemerintah desa atau kelurahan. Masyarakat dapat langsung menghubungi koordinator penyaluran PMI agar permintaan segera dijadwalkan.
Langkah ini diharapkan mampu membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, sekaligus menjadi bukti kehadiran PMI Maros dalam merespons kebutuhan kemanusiaan di tengah dampak musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....