Kebajikan Bentuk Junzi dan Ciptakan Keluarga Harmonis
- 02 Agt 2026 07:42 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kebajikan dalam Agama Khonghucu dinilai berperan penting membentuk pribadi junzi atau budiman serta menciptakan keluarga dan masyarakat yang harmonis. Proses ini disebut bermula dari pembinaan diri sebelum meluas ke keluarga, masyarakat, hingga negara.
Ketua Pemuda Agama Khonghucu Indonesia (PAKIN) Kota Makassar, Js. William Tandi, memaparkan hal tersebut dalam program Mimbar Agama Khonghucu RRI Pro 1 Makassar, Sabtu, 1 Agustus 2026. Ia mengangkat tema "Kebajikan adalah Dasar Kehidupan Seorang Junzi atau Budiman" bersama penyiar RRI Pro 1 Makassar.
"Seorang Junzi mengutamakan pokok, dan apabila pokok itu tegak, jalan suci akan tumbuh dengan sendirinya," ujar Js. William Tandi mengutip sabda Nabi Kongzi. Pokok yang dimaksud adalah kebajikan sebagai akar dari seluruh perbuatan baik, jujur, adil, menghormati orang tua, dan menolong sesama.
Narasumber menjelaskan bahwa sosok junzi mengutamakan kebenaran daripada keuntungan, menjaga kejujuran, setia, dapat dipercaya, dan penuh kasih kepada sesama. Sebaliknya, seorang xiaoren atau pribadi rendah diri dinilai lebih mementingkan kepentingan sendiri dibanding kebajikan.
Ia memaparkan urutan pembinaan dalam ajaran Khonghucu yang dimulai dari pembinaan diri sendiri, kemudian mengatur keluarga, meluas ke masyarakat, hingga memimpin negara secara adil demi menciptakan dunia yang damai. Tanpa kebajikan, seseorang dinilai sulit menjadi anggota keluarga yang baik maupun pemimpin yang adil.
"Kehormatan sejati tidak ditentukan oleh jabatan atau harta, melainkan oleh moral seseorang, sehingga orang miskin yang berbudi luhur tetap mulia sementara orang kaya tanpa kebajikan kehilangan kehormatannya," kata Ketua PAKIN Makassar itu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan dalam ajaran Khonghucu tidak diukur dari materi, melainkan kualitas moral seseorang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....