Wujud Empati, Pimpinan Fakultas Kehutanan Unhas Kunjungi Rumah Duka Maba 2026

  • 08 Sep 2026 21:46 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kepergian salah seorang mahasiswa baru Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Fahutan Unhas) Angkatan 2026 meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Syafitri Santoso sebelumnya dikabarkan menghembuskan napas terakhir, akibat kecelakaan lalu lintas yang ia alami di jalan raya. Almarhumah ketika itu dalam perjalanan pulang dari kampus.

Di tengah suasana kehilangan tersebut, keluarga besar Fahutan Unhas hadir langsung untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan penguatan kepada keluarga almarhumah.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fahutan Unhas, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU.,bersama rombongan bersilaturahmi ke rumah duka di kawasan Bira, Tamalanrea, Makassar. Kunjungan tersebut merupakan bentuk empati sekaligus upaya memastikan keluarga tidak menghadapi masa duka sendirian.

Suasana haru menyelimuti pertemuan rombongan dengan kedua orang tua dan saudara almarhumah. Almarhumah merupakan putri bungsu dari empat bersaudara yang semuanya perempuan. Kepergiannya meninggalkan kehilangan mendalam bagi keluarga sekaligus duka bagi rekan-rekan sesama mahasiswa Angkatan 2026 dan keluarga besar Fahutan Unhas.

Ibunda almarhumah mengenang kecintaan putrinya terhadap alam. Kecintaan tersebut yang kemudian menumbuhkan impian besar untuk menempuh pendidikan di Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Impian itu terwujud ketika almarhumah diterima sebagai mahasiswa baru Fahutan Unhas Angkatan 2026. Almarhumah juga dikenang sebagai sosok yang baik dan murah hati. Kenangan tersebut turut dirasakan oleh teman-teman seangkatannya yang baru saja memulai perjalanan sebagai mahasiswa Fahutan Unhas.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fahutan Unhas, Prof. Dr. Ir. Syamsu Rijal, S.Hut., M.Si., IPU., menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan tali kasih sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Fahutan Unhas kepada keluarga almarhumah.

“Kita memerlukan ketabahan dan keikhlasan yang luas. Ujian berat ini harus kita jalani bersama. Mari kita doakan almarhumah mendapat tempat terindah di sisi-Nya,” jelas Prof. Syamsu Rijal, Selasa 8 September 2026.

Prof. Syamsu Rijal menyebutkan, bagi Fahutan Unhas, hubungan dengan mahasiswa tidak berhenti pada proses akademik. Kehadiran di rumah duka adalah bagian dari ikatan kekeluargaan yang terbangun sejak mahasiswa resmi menjadi bagian dari sivitas akademika Unhas.

Kehadiran Fahutan Unhas di rumah duka menjadi bentuk nyata bahwa almamater turut hadir dalam setiap fase perjalanan mahasiswanya, termasuk ketika keluarga tengah menghadapi kehilangan. Doa dan dukungan pun terus mengiringi almarhumah serta keluarga yang ditinggalkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....