Lima Peran Krusial Satgas BNNP Sulsel Berantas Narkoba

  • 15 Jul 2026 19:51 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Eksistensi Satgas Penggiat Anti-Narkotika bentukan BNNP Sulawesi Selatan kini semakin diperkuat dengan pembagian peran yang sangat sistematis. Para penggiat yang dikukuhkan ini tidak hanya sekadar menyandang gelar, tetapi memikul tanggung jawab besar sebagai perpanjangan tangan resmi dari BNN.

Penyuluh Narkoba Ahli Madya BNNP Sulsel, Rosnifai dalam Program SANKSI Pro 1 RRI Makassar pada Rabu, 15 Juli 2026 menyebut penggiat narkotika dibekali dengan lima fungsi utama, yakni sebagai penyuluh, pendamping, penjangkau, penggalang laporan, hingga fasilitator di lingkungannya masing-masing. Pembagian tugas yang komprehensif ini sengaja dirancang agar para penggiat mampu merespons setiap dinamika permasalahan narkoba secara cepat dan tepat.

“Fungsi dari penggiat yaitu penggiat di sini dia berfungsi bisa sebagai penyuluh. Jadi di sini dia memberikan informasi dan edukasi tentang P4GN kepada masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Bisa melalui berbagai media, tentunya diharapkan di sini agar tercipta lingkungannya bersih dari narkoba,” jelas Ros – sapaan akrabnya.

Salah satu peran yang paling krusial dari para penggiat ini adalah fungsi penjangkauan. Banyak korban penyalahgunaan narkoba yang enggan melapor karena takut terjerat hukum, sehingga di sinilah peran pendampingan penggiat sangat dibutuhkan.

Dikatakan, ketika ada warga yang terindikasi menjadi korban penyalahgunaan zat terlarang, penggiat dapat langsung mengambil tindakan persuasif. Mereka dilatih untuk mendekati korban secara humanis agar korban bersedia mendapatkan pertolongan medis tanpa rasa takut atau dihakimi.

Selain fungsi personal tersebut, para penggiat anti-narkotika ini juga memiliki misi besar untuk menyukseskan program nasional yang dikenal dengan nama "Ananda". Akronim dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, ini menjadi payung besar bagi berbagai gerakan preventif di Sulawesi Selatan.

Beberapa program unggulan di bawah naungan "Ananda" antara lain Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN), Saka Anti Narkotika, program ketahanan keluarga, hingga pembentukan ketahanan teman sebaya. Program-program ini dirancang secara ilmiah untuk membentengi masyarakat dari paparan narkoba sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....