MPLS Diharapkan Dapat Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Bebas dari Bullying

  • 15 Jul 2026 13:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah MPLS dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan perundungan. Demikian disampaikan Abdul Rahman, Pengamat Pendidikan Sulsel saat berbincang bersama RRI Dalam Program Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Selasa, 14 Juli 2026.

“Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dengan penekanan khusus pada pembentukan karakter siswa Diharapkan program ini dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying dan perundungan dan Tanggapan saya cukup bagus dengan program ini, apalagi sebenarnya sudah dari dulu kegiatan ini berulang waktu semenjak dari SD kita semua sudah rasakan," ujar Abd. Rahman.

Dalam upaya pembentukan karakter yang efektif, Rahman menegaskan bahwa peran aktif orang tua tidak dapat dipisahkan dari peran sekolah. "Tenaga pengajar dan orang tua perlu memiliki pemahaman yang sama serta menjalin kerjasama yang erat. Dukungan orang tua dalam masa persiapan MPLS menjadi fondasi penting agar nilai-nilai karakter yang diajarkan di sekolah dapat diterapkan secara konsisten di rumah, "tambahnya.

Terkait dengan penanganan bullying, pihak Dinas Pendidikan telah mengeluarkan surat edaran yang memberikan sanksi tegas kepada pelaku. Meskipun demikian, Rahman berpendapat bahwa sanksi mengeluarkan siswa dari sekolah harus dilakukan dengan sangat hati-hati. "Mengeluarkan siswa justru berpotensi memutus akses pendidikan dan mungkin akan membentuk mentalitas yang salah pada diri siswa tersebut, "ujarnya lagi.

Selain penekanan karakter, Rahman menyoroti perlunya adaptasi sekolah terhadap perkembangan teknologi dengan menerapkan SOP ketat terkait penggunaan gadget. Ia mengusulkan agar ada aturan yang melarang siswa membawa gadget ke sekolah di semua jenjang. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga fokus siswa dan mengurangi risiko dampak negatif media sosial, yang kini sering kali menjadi sarana bullying di kalangan anak didik.

Dalam upaya pembentukan karakter yang efektif, Rahman menekankan bahwa peran aktif orang tua tidak dapat dipisahkan dari peran sekolah. Tenaga pengajar dan orang tua perlu memiliki pemahaman yang sama serta menjalin kerja sama yang erat. Dukungan orang tua dalam masa persiapan MPLS menjadi fondasi penting agar nilai-nilai karakter yang diajarkan di sekolah dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan rumah.

Terkait penanganan bullying, Rahman mendukung adanya surat edaran Dinas Pendidikan yang memberikan sanksi tegas kepada pelaku. Namun, ia mengingatkan agar sanksi berupa pengeluaran siswa dari sekolah dilakukan dengan sangat hati-hati. Mengeluarkan siswa justru berpotensi memutus akses pendidikan dan dikhawatirkan dapat membentuk mentalitas yang salah bagi siswa yang bersangkutan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....