Pastikan Keluhan Warga Teratasi, Munafri Cek Langsung Aliran Air

  • 14 Jul 2026 18:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin turun langsung meninjau distribusi air bersih di kawasan Jalan Kerung-Kerung, Lorong 12, Kecamatan Makassar, Senin 13 Juli 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pasokan air PDAM kembali normal setelah sebelumnya dikeluhkan warga akibat gangguan distribusi selama beberapa bulan terakhir.

Munafri mengatakan, pengecekan langsung di lapangan penting dilakukan agar pemerintah mengetahui kondisi riil yang dirasakan masyarakat, bukan hanya berdasarkan laporan. "Karena itu, saya ke sini ingin memastikan sendiri apakah setelah dilakukan pembenahan oleh direksi PDAM, air benar-benar sudah mengalir ke rumah-rumah warga," kata Munafri.

Dalam peninjauan tersebut, Munafri menyusuri lorong permukiman dan mendatangi sejumlah rumah warga. Ia bahkan meminta izin masuk ke rumah untuk memastikan secara langsung air PDAM telah mengalir hingga ke keran dapur.

Menurutnya, persoalan distribusi air di kawasan Kerung-Kerung menjadi perhatian Pemerintah Kota Makassar. Berbagai langkah teknis telah dilakukan Perumda Air Minum Makassar, mulai dari pembenahan jaringan distribusi hingga penguatan sistem pelayanan.

"Hari ini saya melihat langsung hasilnya. Alhamdulillah air sudah mengalir. Ini yang ingin kita pastikan, bahwa setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti sampai benar-benar selesai, bukan hanya sebatas laporan," ujarnya.

Sebelumnya, Perumda Air Minum Kota Makassar melakukan sejumlah langkah penanganan di kawasan tersebut, di antaranya injeksi air ke jaringan distribusi, pengiriman mobil tangki, serta pembenahan sistem suplai. Upaya tersebut dilakukan untuk mengatasi gangguan pasokan yang berdampak pada sekitar 100 hingga 200 kepala keluarga.

Kepala Wilayah IV Perumda Air Minum Kota Makassar, Fitria Gasim, menjelaskan gangguan distribusi dipicu menurunnya debit air baku yang masuk ke wilayah pelayanan dalam kota. "Kalau suplai air yang masuk bisa mencapai 400 sampai 550 liter per detik, maka masyarakat bisa menikmati air bersih secara maksimal. Namun karena debitnya tidak stabil, maka wilayah seperti Kerung-Kerung ikut terdampak," kata Fitria.

Ia menambahkan, Perumda Air Minum telah menyiapkan solusi jangka panjang untuk memperkuat distribusi air ke wilayah utara dan kawasan terdampak lainnya. Perbaikan intake dan pompa pada sistem yang dikelola pihak ketiga, PT Teraya, telah rampung.

Selain itu, penyambungan pipa baru dari jalur CPJ dan Somba Opu menuju wilayah utara juga mulai dikerjakan sebagai alternatif distribusi air. "Setelah proses pengerjaan selesai, masyarakat dapat kembali menikmati suplai air yang lebih stabil," ujar Fitria.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....