Fenomena Fatherless Dorong BKKBN Perkuat Gerakan Ayah Teladan Indonesia

  • 29 Jun 2026 10:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Meningkatnya fenomena fatherless atau kondisi ketika seorang anak tumbuh tanpa kehadiran atau keterlibatan aktif sosok ayah dalam pengasuhan menjadi perhatian serius Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Kondisi tersebut mendorong lahirnya berbagai program prioritas yang memperkuat keterlibatan ayah dalam kehidupan keluarga, bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 pada 29 Juni 2026.

Salah satu program yang terus diperkuat adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat hingga tingkat desa dengan membentuk komunitas ayah yang saling mengajak untuk aktif mendampingi tumbuh kembang anak.

Program tersebut kemudian diperkuat melalui Gerakan Ayah Mengantar Rapor (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS). Seluruh jajaran pemerintah daerah didorong untuk ikut melaksanakan gerakan tersebut secara masif.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Fatmawati mengatakan lahirnya berbagai program tersebut merupakan respons atas meningkatnya fenomena fatherless yang tercatat dalam berbagai data nasional. "Fenomena fatherless meningkat sehingga kementerian menghadirkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia yang menjangkau seluruh masyarakat sampai ke desa-desa. Di dalamnya dibentuk komunitas ayah yang mengajak ayah lainnya untuk hadir dalam kehidupan anak," ujar Fatmawati, Senin, 29 Juni 2026.

Peringatan Hari Keluarga Nasional tahun 2026, BKKBN Sulawesi Selatan menggunakan baju tradisional. Foto BKKBN Sulsel.

Ia menjelaskan kurangnya keterlibatan ayah dapat memengaruhi perkembangan anak, termasuk prestasi akademik dan perilaku sosial. Berbagai kajian juga menunjukkan bahwa meningkatnya fatherless berpotensi diikuti naiknya angka kenakalan remaja serta menurunnya capaian belajar di sekolah.

"Kami memang belum bisa menunjukkan perubahan secara statistik, tetapi dari berbagai testimoni kepala daerah, kepala dinas, dan unsur terkait, dampaknya sangat baik. Tahun ini kami juga menargetkan 33 ribu ayah hadir membersamai keluarga di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari Harganas ke-33," katanya.

Fatmawati berharap penguatan Gerakan Ayah Teladan Indonesia beserta program pendukungnya mampu membangun budaya pengasuhan yang lebih seimbang. Kehadiran ayah sejak dini hingga anak memasuki usia remaja diyakini menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....