Optimalkan Drainase, Dinas PU Benahi Trotoar Jalan Tinumbu
- 25 Jun 2026 14:38 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar : Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bidang Jalan dan Jembatan terus melakukan pembenahan fasilitas publik guna mewujudkan tata kota yang lebih tertib, aman, nyaman, dan berkelanjutan. Salah satu upaya yang saat ini dilakukan adalah penataan dan perbaikan trotoar di Jalan Tinumbu, tepatnya di kawasan perbatasan Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, mengatakan penataan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mengembalikan fungsi ruang publik sesuai peruntukannya sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan. “Pemkot Makassar melalui Dinas PU Bidang Jalan dan Jembatan bergerak cepat melakukan penataan kembali fasilitas publik demi menciptakan tata kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman,” ujar Zuhaelsi, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, lokasi yang ditata berada di samping SMK Negeri 4 Makassar dan merupakan salah satu jalur yang cukup padat dilalui masyarakat setiap hari. Penataan dilakukan setelah pembongkaran sejumlah bangunan yang sebelumnya berdiri di atas saluran drainase.
“Setelah dilakukan pembongkaran bangunan yang berada di atas saluran air, kami langsung melakukan penataan kawasan agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” jelasnya.
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan kembali trotoar selebar sekitar 170 sentimeter dengan panjang mencapai 70 meter. Dimensi tersebut dirancang untuk memberikan ruang gerak yang lebih nyaman bagi pejalan kaki sekaligus mendukung aksesibilitas kawasan.
Zuhaelsi menegaskan, penataan trotoar ini bertujuan mengembalikan hak pejalan kaki yang selama ini kerap terganggu akibat penyalahgunaan ruang publik. Dengan kondisi trotoar yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat berjalan dengan aman dan nyaman tanpa hambatan.
Selain itu, pembangunan trotoar tetap memperhatikan keberadaan saluran drainase di bawahnya. Akses menuju drainase dipertahankan agar petugas dapat dengan mudah melakukan inspeksi, pemeliharaan, dan pembersihan sedimen secara berkala.
“Penataan ini tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga mendukung fungsi drainase. Dengan akses yang terbuka, petugas dapat lebih mudah melakukan pemeliharaan sehingga saluran tetap berfungsi optimal,” kata Zuhaelsi.
Pembenahan trotoar Jalan Tinumbu juga menjadi bagian dari penataan kawasan pasca-penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya memanfaatkan trotoar dan saluran drainase. Pemerintah Kota Makassar tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga memastikan area yang telah dibebaskan ditata kembali agar lebih rapi, estetis, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Lebih jauh, normalisasi kawasan Jalan Tinumbu merupakan langkah antisipatif menghadapi musim hujan dan potensi banjir. Saluran yang bersih dan bebas hambatan diharapkan mampu meningkatkan kapasitas aliran air sehingga risiko genangan dapat diminimalkan.
“Ketika saluran berfungsi dengan baik dan bebas sumbatan, aliran air menjadi lebih lancar. Ini menjadi salah satu upaya kita untuk mengurangi potensi genangan dan banjir saat curah hujan tinggi,” tambah Zuhaelsi.
Ia menegaskan, penataan trotoar Jalan Tinumbu merupakan bagian dari program pembenahan lanjutan terhadap lokasi-lokasi hasil penertiban PKL maupun bangunan yang melanggar fungsi ruang publik di Kota Makassar.
“Kami ingin setiap lokasi yang telah ditertibkan dapat berubah menjadi ruang yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman. Karena tujuan akhirnya adalah menghadirkan kota yang lebih baik bagi seluruh warga Makassar,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....