Regulasi Toleransi Beragama Diharapkan Jadi Landasan Kuat dalam Keragaman

  • 11 Jun 2026 07:01 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Regulasi terkait Toleransi Beragama di Kota Makassar diharapkan menjadi landasan kuat untuk menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman. Demikian disampaikan Prof. Arifuddin Ahmad dalam perbincangan bersama RRI, Rabu, 10 Juni 2026.

Prof. Arif memperkenalkan konsep Triasi sebagai pilar utama dalam pembinaan kerukunan umat beragama di Makassar. Konsep ini mencakup tiga poin mendasar, yaitu literasi, interaksi, dan rekreasi, yang dirancang untuk membimbing umat agar tetap berada dalam koridor hukum yang jelas. "Umat beragama yang literasinya bagus, interaksinya baik, kemudian rekreasinya membahagiakan, karena dia menaati regulasi," ujar Prof. Arif menjelaskan makna dari Triasi MSI tersebut. Konsep ini diyakini mampu meredam kecurigaan, kebencian, bahkan fitnah yang kerap muncul akibat kurangnya interaksi antarumat beragama.

Lebih lanjut dikatakan, FKUB Makassar telah melakukan langkah konkret dengan mengadakan sosialisasi serta kolaborasi lintas agama. Upaya ini termasuk penyusunan buku tentang pembinaan kerukunan yang memuat nilai-nilai kearifan lokal, seperti local wisdom Bugis-Makassar, Mandar, dan Toraja sebagai perekat hubungan antarwarga.

Terkait dengan aspek rekreasi, FKUB Makassar juga rutin mengagendakan kegiatan yang mempererat hubungan antarelemen masyarakat melalui dialog tahunan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana nyata bagi umat beragama untuk saling mengenal lebih dalam.

Dikatakan, Regulasi yang tengah disiapkan ini Dengan adanya aturan yang jelas, diharapkan masyarakat Kota Makassar dapat semakin rukun, maju, dan bermartabat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran agama serta kearifan lokal.

Regulasi terkait toleransi ini pula harus mampu menjadi wadah edukasi bagi umat beragama agar memiliki pemahaman yang inklusif. Hal ini bertujuan untuk menekan angka ujaran kebencian, sikap ekstrem, serta klaim kebenaran sepihak yang kerap mencederai kerukunan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....