Pemkot Makassar Perkuat Pembinaan Mental RT RW
- 07 Jun 2026 14:52 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Intens melakukan program pembinaan mental dan spiritual. Salah satu program startegis yang dilakukan adalah melakukan pengajian kelompok Rutin tingkat kecamatan.
Program ini sengaja menyasar para ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Langkah ini diambil guna memperkuat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi dalam membangun mental spiritual warga kota Makassar, khususnya dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bidang Bina Mental dan Spiritual Kesra Kota Makassar, H. Ali Harpan, saat memberikan Sambutan di acara pengajian Kelompok kecamatan yang di gelar di Masjid Al Muawanah RRI Makassar Minggu, 07 Juni 2026 , mengungkapkan pentingnya mempersiapkan kualitas generasi muda sejak dini. Menurutnya, melimpahnya usia produktif pada dua dekade mendatang harus diimbangi dengan pondasi keagamaan yang kokoh agar estafet kepemimpinan bangsa berada di tangan yang tepat.
"Harapan kita di tahun itu pemimpin-pemimpin seperti kita ini ketua RT, ketua RW, lurah, camat, walikota, hingga gubernur adalah orang-orang yang dekat dengan Al-Qur'an. Karena kalau mereka dekat dengan Al-Qur'an, insya Allah mereka akan menjadi pemimpin yang amanah, adil, dan betul-betul memprioritaskan masyarakatnya," ujar H. Ali Harpan dalam sambutannya.
Sebagai langkah konkret, Bagian Kesra Pemkot Makassar menawarkan program penyediaan guru mengaji gratis untuk memfasilitasi warga dewasa maupun lansia yang ingin belajar membaca Al-Qur'an dari dasar. Para ketua RT dan RW diminta aktif mendata dan mengajak warganya membuat kelompok pengajian rutin minimal sekali sepekan, di mana seluruh biaya insentif tenaga pengajar akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Lebih lanjut, Ali Harpan menjelaskan bahwa forum pengajian mingguan ini tidak hanya menjadi ladang ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai ruang serap aspirasi sosial. Melalui interaksi yang intensif saat mengaji bersama, para ketua RT dan RW dapat mendeteksi langsung kebutuhan riil warga, yang nantinya bisa diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat kelurahan hingga kota.
"Jadi tidak sekadar yang kita usulkan hanya pembangunan fisik, renovasi, atau perbaikan. Ada saatnya kita mulai lagi usulkan hal-hal yang bisa meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan masyarakat kita. Walaupun mungkin kita sudah meninggal, warga akan terus mengingat warisan kebaikan bahwa gara-gara ketua RT dan RW-nya, mereka bisa baca Al-Qur'an dan rajin ke masjid," pungkas Ali.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Makassar berharap sinergi antara pemerintah dan Ketua RT/RW tidak hanya mewujudkan kemajuan infrastruktur fisik kota, tetapi juga melahirkan lingkungan masyarakat yang religius, harmonis, dan siap mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....