Waspada Penipuan Lelang Online, DJKN: Hanya Percaya lelang.go.id

  • 04 Jun 2026 13:59 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Maraknya penipuan berkedok lelang di media sosial mendorong Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulseltrabar) menggencarkan edukasi kepada masyarakat. DJKN menegaskan seluruh transaksi lelang resmi hanya dilakukan melalui portal lelang.go.id, bukan melalui pesan pribadi maupun platform media sosial mana pun.

Kepala Bidang Lelang Kanwil DJKN Sulseltrabar, Anwar Sulaiman, menyatakan ada dua tanda yang paling mudah dikenali untuk membedakan lelang resmi dari penipuan. "Pertama, kami tidak pernah melaksanakan lelang melalui media sosial. Kedua, kami tidak pernah meminta transfer kepada rekening perorangan," tegas Anwar dalam program Indonesia Cerdas RRI Pro 1 Makassar, Rabu, 3 Juni 2026.

Sistem pembayaran lelang resmi dirancang menutup celah penyalahgunaan. Setiap peserta yang mendaftar di portal lelang.go.id akan diarahkan ke virtual account atas namanya sendiri dengan nominal yang sudah ditetapkan dan tidak dapat diubah oleh pihak mana pun.

Pelelang Ahli Pertama KPKNL Makassar, Asriani Ningsih, menyebut modus penipuan kini semakin kreatif mengikuti perkembangan digital. "Jangan percaya kalau ada foto kendaraan dijual murah di Facebook, Instagram, atau TikTok lalu diminta kirim penawaran ke suatu nomor. Selama bukan dari lelang.go.id, hampir 100 persen itu penipuan," ujar Asriani.

Asriani menjelaskan, informasi lelang yang valid selalu dapat ditelusuri terlebih dahulu di portal resmi sebelum peserta melakukan penawaran. Setiap objek lelang yang terdaftar mencantumkan detail lengkap, termasuk lokasi barang dan kontak penjual, sehingga calon peserta dapat melakukan pengecekan fisik sebelum memutuskan untuk ikut menawar.

Terkait mekanisme keuangan, Asriani menegaskan peserta yang tidak memenangkan lelang tidak perlu khawatir soal uang jaminan yang telah disetorkan. "Uang jaminan 100 persen kembali di hari itu juga ke rekening peserta, terutama jika melalui bank Himbara, tidak perlu menunggu berhari-hari," katanya.

Untuk memastikan keamanan transaksi, masyarakat disarankan hanya mengakses informasi lelang melalui kanal resmi. KPKNL Makassar melayani konsultasi melalui WhatsApp di nomor 0811538019, sementara layanan nasional Kementerian Keuangan dapat dihubungi melalui nomor telepon 134. Anwar berpesan agar masyarakat tidak perlu takut berpartisipasi dalam lelang selama mengacu pada sumber yang benar. "Lelang itu simpel bahkan fun. Jangan takut selama kita memiliki literasi yang baik," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....