DJKN Luncurkan SOLID Lelang 118, akan Sasar Masyarakat di CFD

  • 04 Jun 2026 14:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulseltrabar) meluncurkan program Sosialisasi dan Edukasi Lelang (SOLID) dalam rangka memperingati 118 tahun eksistensi lelang di Indonesia. Program ini menjadi gebrakan DJKN untuk mengikis stigma negatif yang masih melekat dan mendekatkan lelang ke kehidupan sehari-hari masyarakat.

Kepala Bidang Lelang Kanwil DJKN Sulseltrabar, Anwar Sulaiman, menjelaskan nama SOLID bukan sekadar semangat, melainkan cerminan program yang sudah terencana. "SOLID singkatan dari sosialisasi dan edukasi lelang, 118 adalah tahunnya. Kami ingin meningkatkan literasi masyarakat bahwa lelang itu tidak berada jauh, lelang ada di kehidupan masyarakat sehari-hari," ujar Anwar pada Rabu, 3 Juni 2026.

Dalam tiga pekan ke depan, DJKN dijadwalkan hadir secara rutin di kegiatan Car Free Day kawasan Jalan Sudirman Makassar. Sosialisasi tatap muka juga akan digelar serentak di Pare-pare, Palopo, Kendari, dan Mamuju, sehingga masyarakat di seluruh wilayah Sulseltrabar dapat mengakses informasi dan membuka akun lelang langsung di lokasi.

Pelelang Ahli Pertama KPKNL Makassar, Asriani Ningsih, menyebut program ini secara khusus menyasar segmen yang selama ini jauh dari ekosistem lelang. "Mahasiswa yang lagi cari laptop jangan ragu buka lelang.go.id. Pelaku UMKM yang butuh media untuk menjual barangnya juga bisa langsung join," kata Asriani.

Asriani menegaskan, lelang resmi tidak eksklusif dan terbuka untuk semua lapisan masyarakat baik sebagai pembeli maupun penjual. Untuk mendaftar, masyarakat hanya membutuhkan KTP dan alamat email, kemudian akun dapat langsung digunakan untuk memfilter objek lelang berdasarkan kategori, lokasi, hingga kisaran harga yang diinginkan.

Ada tiga jenis lelang yang bisa diikuti masyarakat, yakni lelang sukarela, lelang noneksekusi wajib, dan lelang eksekusi. Anwar menjelaskan, perbedaan ketiganya penting dipahami agar masyarakat dapat memilih jenis lelang yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitasnya sebelum memutuskan untuk menawar.

Bagi masyarakat di daerah yang ingin menjual aset melalui lelang, DJKN membuka kemudahan pendaftaran permohonan secara daring melalui portal lelang.go.id. "Silakan ajukan ke KPKNL sesuai lokasi barang berada. Jika tidak sempat hadir saat pelaksanaan, bisa mengajukan permohonan hadir secara virtual paling lambat dua hari sebelum lelang," jelas Asriani.

Anwar mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum SOLID sebagai pintu masuk mengenal lelang secara benar. "Kami hadir langsung kepada masyarakat, siap menyebarluaskan apa itu lelang dan melayani siapa pun yang ingin membuka akun," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....