Respons Cepat Aduan Warga, Pemkot Makassar Bersihkan Sampah yang Cemari Losari
- 04 Jun 2026 10:19 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak cepat merespons laporan warga di media sosial terkait tumpukan sampah yang mencemari kawasan Pantai Losari. Petugas kebersihan dan satuan tugas (Satgas) Kecamatan Ujung Pandang langsung diterjunkan untuk membersihkan sampah yang menumpuk di bibir pantai dan perairan sekitar kawasan wisata tersebut.
Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, mengatakan pembersihan kawasan pesisir dilakukan secara rutin sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjaga kebersihan lingkungan dan ekosistem laut. “Kami dari Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Kecamatan Ujung Pandang, terus berupaya menjaga dan membersihkan wilayah pesisir, terutama kawasan Anjungan Pantai Losari,” ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah warganet melaporkan kondisi Pantai Losari yang dipenuhi sampah kiriman yang terbawa arus laut. Bahkan, sebuah kasur yang terdampar di kawasan pantai sempat menjadi sorotan karena mengganggu estetika kawasan wisata andalan Kota Makassar tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim kebersihan Kecamatan Ujung Pandang segera turun ke lokasi. Selain personel darat, pemerintah kecamatan juga mengoperasikan dua unit perahu Pattasaki untuk mengangkut sampah yang mengapung di perairan sekitar Pantai Losari.
“Petugas kebersihan langsung terjun ke lokasi. Di kawasan Pantai Losari, kami juga mengoperasikan dua unit perahu Pattasaki untuk mengangkut sampah yang dibuang ke laut,” kata Nanin Rabu, 3 Juni 2026. Menurutnya, berbagai jenis sampah masih ditemukan setiap hari di kawasan pesisir, mulai dari sampah plastik hingga barang-barang berukuran besar yang sengaja dibuang ke laut. Namun, berkat kerja cepat petugas, kondisi kawasan yang sempat viral di media sosial kini telah kembali bersih.
“Satgas kebersihan langsung turun membersihkan lokasi. Saat ini kondisi kawasan pesisir sudah bersih,” ujarnya. Ia mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya ke laut dan saluran air yang bermuara ke pesisir.
Nanin menegaskan, kebiasaan membuang sampah ke laut tidak hanya mencemari lingkungan dan merusak habitat laut, tetapi juga membutuhkan tenaga, waktu, serta anggaran yang besar untuk proses penanganannya. “Karena itu kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat agar tidak lagi membuang sampah ke laut,” katanya.
Untuk mendukung kebersihan kawasan wisata tersebut, Kecamatan Ujung Pandang mengerahkan lebih dari 300 personel kebersihan yang terdiri atas penyapu jalan, petugas armada viar, operator truk, dan petugas kebersihan lainnya. “Khusus kawasan Pantai Losari dan Pantai Panjang, kami menempatkan personel dan armada secara khusus agar sampah dapat segera diangkut,” jelasnya.
Selain itu, Nanin juga menanggapi video viral yang menuding petugas kebersihan membuang sampah ke laut. Ia membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa setelah dilakukan peninjauan berulang terhadap rekaman video, tidak ditemukan tindakan petugas yang menyapu sampah ke laut. “Gerakan petugas dalam video tersebut bukan membuang sampah ke laut, melainkan mengumpulkan sampah di pinggir pantai untuk kemudian diangkut,” tegasnya.
Pihak kecamatan juga akan meminta petugas yang terekam dalam video tersebut memberikan klarifikasi guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat. Nanin mengimbau masyarakat dan pengguna media sosial agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi serta memastikan kebenaran suatu peristiwa sebelum mempublikasikannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar sampah yang menumpuk di Pantai Losari merupakan sampah kiriman yang terbawa arus dari berbagai wilayah pesisir dan saluran kanal yang bermuara ke laut. “Ketika masyarakat membuang sampah ke kanal, akhirnya sampah itu terbawa hingga ke laut dan menumpuk di Pantai Losari,” ungkapnya.
Melalui pemerintah kecamatan dan kelurahan, Pemerintah Kota Makassar terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan demi mempertahankan Pantai Losari sebagai ikon dan wajah Kota Makassar. “Pantai Losari adalah kebanggaan bersama. Mari menjaga kebersihan lingkungan, menghentikan kebiasaan membuang sampah ke laut, dan menjaga alam untuk generasi yang akan datang,” tutup Nanin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....