Dinkes Makassar Belum Terima Laporan Kematian akibat Campak
- 03 Jun 2026 12:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Kesehatan Kota Makassar menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan adanya kasus kematian akibat campak. Meski demikian, upaya mitigasi dan pencegahan terus dilakukan mengingat masih ditemukan anak-anak yang terpapar penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah, mengatakan pihaknya memang sedang fokus melakukan mitigasi campak sepanjang tahun 2026 melalui berbagai langkah, termasuk peningkatan cakupan imunisasi. Menurutnya, data pasti mengenai jumlah kasus campak yang terjadi saat ini masih dalam proses pengumpulan dari fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit.
“Data itu pasti ada karena 2026 kita memitigasi campak ini. Dan tentu ada anak-anak yang terpapar campak cuma saya belum punya data pastinya,” ujar Nursaidah, Selasa, 2 Mei 2026.
Ia menambahkan, laporan lengkap mengenai jumlah kasus dan kondisi pasien masih menunggu rekapitulasi dari seluruh fasilitas kesehatan yang terlibat dalam pemantauan penyakit menular tersebut. “Kami belum dilaporkan datanya dari puskesmas dan rumah sakit mungkin nanti ke depan bisa saya sampaikan berapa banyak yang terpapar campak dan bagaimana penanggulangannya dan apakah menimbulkan kematian,” katanya.
Meski jumlah kasus belum dapat dipastikan, Nursaidah memastikan belum ada laporan resmi terkait kematian akibat campak di Kota Makassar. Kondisi ini dinilai sebagai hasil dari upaya deteksi dini dan pencegahan yang terus dilakukan.
“Alhamdulillah untuk kasus campak di Makassar yang sampai meninggal dunia Alhamdulillah belum ada kami terima laporannya, tapi kalau untuk yang terpapar campak pasti banyak karena kami lakukan skrining betul-betul dan melakukan pencegahan melalui vaksinasi tersebut,” tutupnya.
Adapun target sasaran imunisasi campak di Makassar mencapai 108.772 anak. Namun hingga 10 Mei 2026, jumlah anak yang telah mendapatkan imunisasi baru mencapai 65.535 orang atau sekitar 60,6 persen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....