Pemkot Makassar Tingkatkan Kualitas Ruang Publik Ramah Anak
- 02 Jun 2026 09:03 WIB
- Makassar
RRI.COID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar terus berupaya menghadirkan ruang publik yang ramah anak sebagai bagian dari komitmen dalam memenuhi hak-hak anak di berbagai fasilitas umum. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna memastikan setiap ruang publik dapat menjadi tempat yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengatakan perhatian terhadap kebutuhan anak dalam ruang publik menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Makassar. Menurutnya, fasilitas yang digunakan anak harus memenuhi berbagai aspek perlindungan dan kenyamanan.
“Alhamdulillah, Pemkot Makassar terus berupaya memastikan ruang publik yang digunakan anak-anak telah memperhatikan pemenuhan hak anak. Namun kami juga menyadari bahwa pemenuhan hak anak adalah proses yang harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan,” ujar Ita Isdiana Anwar, Senin, 1 Juni 2026.
Ia menjelaskan dalam perspektif perlindungan anak, ruang bermain publik yang ramah anak harus memenuhi sejumlah aspek penting. Salah satunya adalah keamanan dan keselamatan anak, termasuk kondisi permainan yang layak digunakan, bebas dari risiko cedera, serta didukung pengawasan yang memadai.
Selain itu, fasilitas publik juga harus memberikan akses yang setara bagi seluruh anak, termasuk anak penyandang disabilitas. Menurut Ita, ketersediaan sarana yang inklusif menjadi bagian penting dalam mewujudkan ruang publik yang benar-benar ramah anak.
Aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Anak-anak, lanjut Ita, memiliki hak untuk bermain dan beraktivitas di lingkungan yang bersih, sehat, serta terbebas dari berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi kesehatan mereka.
Tidak hanya itu, ruang publik juga harus terbebas dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi, baik yang bersifat fisik maupun verbal. Lingkungan sekitar fasilitas publik perlu dijaga agar tidak memberikan pengaruh negatif yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
Ita menambahkan partisipasi anak juga perlu mendapat ruang dalam pengelolaan fasilitas publik. Anak-anak harus diberikan kesempatan untuk berekspresi, berinteraksi, dan mengembangkan kreativitasnya melalui berbagai aktivitas yang tersedia di ruang publik.
“Kami bersama OPD terkait terus berkoordinasi agar fasilitas publik kita tidak hanya sebagai tempat bermain, tapi juga sebagai ruang tumbuh kembang anak yang nyaman dan aman,” ungkap Ita.
Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap seluruh ruang publik yang tersedia dapat semakin mendukung terwujudnya kota yang layak anak. Peningkatan kualitas fasilitas dan pengawasan secara berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan inklusif bagi seluruh anak di Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....