Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM ke Wilayah 3T Sulawesi Selatan Tetap Aman

  • 31 Mei 2026 06:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID Makasar Elnusa Petrofin menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi di Sulawesi Selatan melalui distribusi bahan bakar minyak (BBM) hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Manager Corporate Communication &Relation PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo Minggu 31 Mei 2026 menjelaskan bahwa perusahaan selama ini menjadi salah satu ujung tombak distribusi energi bagi Pertamina Patra Niaga, khususnya dalam operasional transportasi BBM dari Integrated Terminal (IT) Makassar.

Untuk mendukung distribusi tersebut, Elnusa Petrofin mengoperasikan sekitar seratus unit mobil tangki yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Selain Makassar, armada juga ditempatkan di Parepare dan Palopo guna memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat.

“Intinya bagaimana menyalurkan energi itu sudah dirancang sedemikian rupa agar masyarakat tidak pernah kekurangan energi,” ujarnya.

Dalam melayani wilayah terpencil, perusahaan menerapkan berbagai skema distribusi, termasuk melalui Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) serta kerja sama dengan mitra-mitra Pertamina. Keselamatan menjadi prioritas utama, baik terhadap muatan BBM maupun awak mobil tangki yang bertugas di lapangan.

"Untuk wilayah 3T di Sulawesi, terdapat sekitar delapan lokasi terminal yang menjadi basis distribusi. Di Sulawesi Selatan, pasokan BBM menjangkau sejumlah wilayah kepulauan dan daerah terpencil seperti Jampea, Benteng, Kalumpang, hingga wilayah pegunungan seperti Seko."

Sementara itu, lanjut Putiarsa distribusi energi di wilayah lain di Sulawesi juga dilakukan melalui terminal-terminal yang berada di Kendari, Baubau, Luwuk Banggai, hingga Sulawesi Utara yang melayani daerah kepulauan.

Terkait harga BBM di wilayah terpencil, Elnusa Petrofin memastikan masyarakat tetap memperoleh BBM dengan harga yang sama sesuai program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah.

“Untuk BBM-nya tetap BBM Satu Harga. Itu memang program pemerintah dan sampai sekarang masih berjalan,” jelasnya.

Mengenai pengawasan distribusi di wilayah 3T, Putiarsa mengakui Elnusa Petrofin menerapkan sistem pemantauan yang melibatkan berbagai moda transportasi, termasuk distribusi multimoda untuk wilayah kepulauan. Selain itu, terdapat mekanisme pelaporan yang diketahui oleh pemerintah daerah setempat.

Sementara soal kuota BBM, pihak Elnusa Petrofin menegaskan bahwa kewenangan tersebut berada di tangan regulator sektor energi, bukan perusahaan distribusi.

“Tugas kami adalah menjalankan distribusi dan memastikan tidak terjadi kelangkaan energi, terutama di wilayah-wilayah 3T,” katanya.

Dengan dukungan armada, jaringan distribusi, serta koordinasi bersama Pertamina dan regulator, Elnusa Petrofin optimistis dapat terus menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat hingga ke wilayah paling terpencil di Sulawesi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....