Aduan Warga terkait Kebutuhan Selama Musim Kemarau Terintegrasi di Lontara Plus

  • 02 Mei 2026 16:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Setiap warga yang ingin membutuhkan air bersih maupun bantuan lainnya selama musim kemarau ini dapat disampaikan melalui Aplikasi Lontara Plus atau membuat laporan langsung ke Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar.

Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muh Fadli mengatakan jika laporan atau aduan sudah masuk di Aplikasi Lontara Plus maka akan ditindaklanjuti dengan menurunkan stakeholder yang berwenang menangani aduan warga tersebut. "Satu hal yang paling penting mereka harus membuat laporan ke Pemkot Makassar, atau bisa membuat laporan langsung ke BPBD atau bisa langsung ke Aplikasi Lontara jadi setiap laporan akan langsung ditangani,"kata Muh Fadli, Sabtu, 2 Mei 2026.

Terkait aduan kebutuhan air bersih, Muh Fadli menyebut pihaknya menyiapkan berbagai peralatan seperti tandon air dan pengangkutan air. Ditambahkan pada musim kemarau ini pelayanan dipusatkan di BPBD Makassar agar koordinasi bisa satu pintu.

Sebelumnya, Koordinator Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri menjelaskan fenomena El Nino terjadi karena adanya pemanasan suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah sehingga awan-awan hujan yang seharusnya jatuh di Indonesia tertarik ke wilayah Samudera Pasifik tersebut. "Dengan begitu Indonesia mengalami anomali curah hujan yang lebih sedikit dibanding biasanya apalagi ini berbarengan dengan musim kemarau,"jelasnya.

Pihaknya mengimbau agar memanfaatkan sumber daya air dengan lebih hemat mengingat puncak musim kemarau terjadi di Bulan Agustus dan September 2026. Ditambahkan saat ini rata-rata suhu udara saat ini berada pada 31 sampai 34 derajat celcius.

Adapun fenomena El Nino buka kali pertama terjadi di Kota Makassar, melainkan kekeringan pernah melanda Kota Makassar di tahun 2023 lalu. Bahkan dampak terparah El Nino ini menyebabkan beberapa kecamatan di Makassar mengalami krisis air bersih hingga kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....