Air Sulit Didapat, Polsek Lau Hadir Bawa 5.500 Liter Air Bersih

  • 06 Sep 2026 13:36 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros - Krisis air bersih yang dirasakan masyarakat akibat musim kemarau mendorong jajaran kepolisian turun langsung membantu warga. Polsek Lau, Polres Maros, menyalurkan sebanyak 5.500 liter air bersih kepada masyarakat di Lingkungan Macoa, Kelurahan Soreang, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sabtu 5 September 2026.

Bantuan air bersih tersebut disalurkan menggunakan satu unit mobil tangki berkapasitas 5.500 liter. Penyaluran dipimpin langsung Kapolsek Lau AKP Syamsir, bersama personel Polsek Lau.

Krisis air bersih menjadi persoalan yang semakin dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Maros seiring kondisi kemarau dan berkurangnya ketersediaan sumber air. Situasi tersebut diperparah dengan pemadaman listrik bergilir yang berdampak terhadap penggunaan fasilitas pompa air milik warga.

Bagi masyarakat yang mengandalkan sumur atau sumber air dengan pompa listrik, kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air sehari-hari menjadi lebih sulit. Air yang tersedia harus digunakan secara lebih hemat untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

Tidak hanya mengantarkan air ke lokasi, personel Polsek Lau turut membantu warga mengisi air ke berbagai wadah penampungan.

Drum, jeriken, ember, baskom hingga galon digunakan warga untuk menampung bantuan air yang disalurkan. Personel kepolisian memastikan proses pembagian berlangsung tertib sehingga masyarakat dapat memperoleh air secara merata.

Kapolsek Lau AKP Syamsir mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Menurutnya, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan persoalan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyangkut kepedulian sosial ketika warga menghadapi kondisi darurat. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami juga mengimbau warga agar menggunakan air bersih ini secara bijaksana sesuai kebutuhan,” ujar AKP Syamsir, Sabtu 6 September 2026.

Ia menegaskan, Polri akan terus berupaya hadir memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. "Bantuan 5.500 liter air tersebut memang tidak serta-merta menyelesaikan persoalan kekeringan. Namun, bagi warga yang kesulitan mendapatkan air, distribusi tersebut menjadi bantuan penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari", jelasnya

Kondisi kekeringan membuat masyarakat harus mencari sumber air alternatif. Pada saat yang sama, kebutuhan air untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya tetap harus dipenuhi.

Karena itu, distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk respons cepat untuk membantu masyarakat bertahan menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau. Polsek Lau juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan air bantuan secara bijaksana dan memprioritaskannya untuk kebutuhan yang paling mendesak.

Penyaluran air berlangsung aman, tertib, dan lancar. Warga Lingkungan Macoa menyambut baik bantuan tersebut dan mengapresiasi kepedulian jajaran Polsek Lau. Kehadiran personel kepolisian yang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga membantu proses pengisian air ke wadah milik warga, menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dalam menghadapi persoalan kekeringan, kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak sangat dibutuhkan.

Di tengah keterbatasan air bersih, satu tangki berisi 5.500 liter air menjadi bantuan yang berarti bagi warga. Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan air, kehadiran Polsek Lau memberikan pesan bahwa masyarakat tidak menghadapi persoalan kekeringan seorang diri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....