Mengakui Dosa, Jalan Mendekatkan Diri kepada Allah

  • 26 Apr 2026 17:31 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Makassar 19 April 2026, Dr. Nasrullah bin Sapa, LC., MM, anggota Komisi Fatwa MUI Sulawesi Selatan, membahas tema yang sangat menyentuh hati, yaitu "Ketika Allah Jatuh Cinta pada Hamba yang Mengakui Dosa-Nya". Tema ini mengajak umat Muslim untuk merenung bahwa dalam ajaran Islam, mengakui dosa bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kerendahan hati dan kesadaran diri sebagai hamba Allah. Menurut Dr. Nasrullah, pengakuan terhadap dosa adalah langkah pertama dalam mendekatkan diri kepada Allah.

Dr. Nasrullah menjelaskan bahwa setiap manusia diberi dua potensi oleh Allah SWT: potensi kejahatan dan potensi kebaikan. Kedua potensi ini berjalan berdampingan dalam diri manusia. “Allah memberikan kesempatan bagi setiap manusia untuk memilih jalan mana yang akan ditempuh, apakah mengikuti hawa nafsu atau mengikuti jalan yang lurus menuju ketaatan kepada Allah,” ujarnya. Namun, terkadang manusia terjerumus ke dalam dosa karena godaan hawa nafsu dan kecenderungan untuk melakukan kejahatan.

Tentu saja, kata Dr. Nasrullah, tidak ada manusia yang sempurna dan tidak pernah berdosa. "Setiap orang pasti pernah bersalah, tetapi yang membedakan adalah bagaimana seseorang menyikapi kesalahannya," jelasnya. Allah SWT tidak menginginkan hamba-Nya tenggelam dalam dosa dan ketidaktaatan. Sebaliknya, Allah menyukai hamba-Nya yang segera bertobat setelah melakukan kesalahan dan kembali menghadap-Nya dengan penuh penyesalan. “Ketika seseorang jatuh dalam dosa, yang penting adalah bagaimana dia bersegera kembali kepada Allah dan memperbaiki dirinya,” tambahnya.

Menurut Dr. Nasrullah, Allah SWT sangat mencintai orang yang bersegera bertobat setelah melakukan dosa. "Taubat adalah langkah yang sangat dicintai oleh Allah SWT. Sifat ini menunjukkan kerendahan hati dan kesadaran diri sebagai hamba yang tidak bisa lepas dari kekurangan dan kesalahan," ujarnya. Dengan bertobat, seseorang tidak hanya mengakui dosanya tetapi juga berkomitmen untuk tidak mengulanginya lagi.

Dr. Nasrullah bin Sapa, LC., MM dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Makassar (19/04/2026).

Dr. Nasrullah juga mengingatkan bahwa untuk bertobat, ada beberapa langkah yang harus diambil, dimulai dari penyesalan yang mendalam atas dosa yang dilakukan. "Langkah pertama adalah merasa menyesal dan berdoa kepada Allah untuk memohon ampunan-Nya," katanya. Langkah kedua adalah meninggalkan dosa tersebut, sementara langkah ketiga adalah berazam atau bertekad untuk tidak kembali melakukan kesalahan yang sama.

Kemudian, langkah keempat adalah memperbanyak istighfar dan membaca doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. “Istighfar adalah cara untuk meminta ampunan Allah atas segala dosa. Ada banyak bentuk istighfar yang bisa dibaca, baik itu ‘Astagfirullaha’ atau doa lainnya yang dapat mendekatkan kita kepada Allah,” ungkapnya. Selain itu, Dr. Nasrullah menambahkan, jika dosa yang dilakukan berkaitan dengan hak orang lain, maka langkah terakhir yang harus dilakukan adalah mengganti atau meminta maaf kepada orang yang dirugikan.

Di akhir penjelasannya, Dr. Nasrullah mengingatkan umat Muslim untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah. “Jangan pernah merasa bahwa dosa yang kita lakukan terlalu besar untuk mendapatkan ampunan-Nya. Allah lebih besar dari segala dosa yang kita lakukan. Selama kita mau bertobat dan kembali kepada-Nya, Allah akan menerima kita,” ujar Dr. Nasrullah. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara potensi kejahatan dan kebaikan dalam diri kita dengan selalu memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi maksiat.

Sebagai penutup, Dr. Nasrullah menegaskan bahwa taubat adalah cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. “Apapun dosa yang telah kita lakukan, selalu ada jalan kembali. Taubat adalah kunci untuk mendapatkan ampunan dan rahmat Allah. Marilah kita selalu memelihara potensi kebaikan dalam diri kita dan senantiasa melakukan ketaatan kepada Allah,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....