Pesan Surah Al-Insan: Menjaga Sabar dan Zikir

  • 16 Sep 2026 06:42 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — Pembahasan mengenai tafsir Al-Qur'an kembali dihadirkan untuk memberikan motivasi dan panduan hidup bagi kaum muslimin. Dalam siaran program Mutiara Pagi, Ustaz Ilham Mukhtar, dosen sekaligus mubaligh Kota Makassar, memaparkan makna mendalam dari Surah Al-Insan ayat 22 hingga 25.

Ustaz Ilham menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman utama untuk meraih keselamatan di dunia dan akhirat. Diawali dengan mengulas ayat ke-22 yang menegaskan bahwa segala bentuk kebahagiaan akhirat merupakan balasan nyata (jaza'an) atas segala ikhtiar serta pengabdian manusia selama menjalani kehidupan di dunia.

Allah SWT mengapresiasi dan menerima amal hamba-Nya yang beriman dengan memberikan balasan terbaik. "Segala usahamu, segala bentuk pengabdianmu, ya, amalmu dalam kehidupan di dunia ini, kata Allah Subhanahu wa Ta'ala, masykura, diterima dan diakui oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dan bentuk pengakuan itu adalah dengan adanya balasan-balasan nanti di hari kemudian," ujar Ustaz Ilham Mukhtar. (Rabu, 16 September 2026)

Selanjutnya, pada ayat ke-23, penjelasan berlanjut pada hakikat Al-Qur'an yang diturunkan secara bertahap atau berangsur-angsur (tanzila) kepada Nabi Muhammad SAW selama kurun waktu sekitar 23 tahun. Penurunan secara bertahap ini mencakup periode Makkah (Makkiyyah) dan Madinah (Madaniyyah). Al-Qur'an hadir sebagai panduan hidup yang menuntun manusia menuju jalan kebahagiaan yang diratai balasan surga.

Lebih lanjut dijelaskan, mengenai perintah yang terkandung dalam ayat ke-24, Ustaz Ilham mengingatkan umat Islam agar senantiasa bersabar dalam menjalankan hukum-hukum Allah Swt. Selain itu, beliau menekankan agar orang beriman tidak mudah terpengaruh oleh gaya hidup atau kemewahan orang-orang yang berbuat dosa maupun orang kafir. Perjuangan konsisten dalam menaati ajaran agama adalah kunci utama keselamatan.

"Maka semua ketetapan itu kata Allah SWT butuh perjuangan, ya, harus kita sabar dalam menjalankannya. Jangan melihat kehidupan mereka yang mungkin lebih maju, lebih makmur, lebih sejahtera kelihatan, tapi kalau memang dasarnya mereka itu berdosa, mereka itu kufur, maka kata Allah jangan ikuti, tapi tetap fokus pada perintah Allah," kata Ustaz Ilham.

Sebagai penutup pengantar tafsirnya pada ayat ke-25, Ustaz Ilham Mukhtar mengimbau pentingnya memperbanyak zikir kepada Allah SWT di waktu pagi dan petang. Mengingat kehidupan manusia tidak lepas dari berbagai cobaan dan masalah, berzikir menjadi sarana paling efektif untuk mendekatkan diri serta memperoleh pertolongan dari Allah SWT.

"Dalam kehidupan kita di dunia ini butuh selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, karena tentu kita akan ada banyak masalah, banyak persoalan yang kita hadapi, dan tidak ada yang bisa membantu kita yang terbaik melewati semua persoalan kehidupan itu kecuali Allah SWT," tutur Ustaz Ilham Mukhtar memperingatkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....