Exit Meeting BPK, Kemenag Sulsel Didorong Perkuat Akuntabilitas

  • 08 Mar 2026 22:47 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar : Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menggelar Exit Meeting sebagai penutup rangkaian pemeriksaan laporan keuangan pada satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat 7 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kanwil Kemenag Sulsel dan diikuti jajaran pimpinan serta pengelola keuangan dari berbagai satuan kerja.

Selain dihadiri langsung oleh unsur Kanwil Kemenag Sulsel, Kemenag Kota Makassar, serta Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Sulawesi Selatan, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh jajaran Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan melalui Zoom. Exit meeting ini menjadi tahapan akhir dari proses pemeriksaan laporan keuangan yang sebelumnya telah dilakukan oleh tim auditor BPK RI di sejumlah satuan kerja Kementerian Agama.

Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit BPK RI Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenag Sulsel atas keterbukaan, dukungan, dan kerja sama selama proses pemeriksaan berlangsung. “Terima kasih atas kerja sama dan dukungan dari seluruh jajaran Kemenag Sulsel. Hal ini sangat membantu tim pemeriksa dalam menjalankan tugas audit laporan keuangan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Rusdi menegaskan bahwa Kementerian Agama merupakan salah satu kementerian yang memiliki peran penting dalam laporan keuangan pemerintah pusat karena besarnya alokasi anggaran yang dikelola setiap tahun. “Kemenag termasuk kementerian dengan anggaran yang cukup besar, sehingga kontribusinya dalam laporan keuangan pemerintah pusat juga sangat signifikan. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan dan aset harus terus dijaga agar tetap tertib, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Tim pemeriksa juga menyampaikan sejumlah catatan yang diharapkan dapat menjadi perhatian bersama untuk memperkuat tata kelola keuangan. Catatan tersebut antara lain terkait penataan dan pengamanan aset, pengawasan terhadap pelaksanaan belanja modal, serta peningkatan ketertiban administrasi dalam pengelolaan anggaran di setiap satuan kerja. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan terima kasih kepada tim BPK RI atas pelaksanaan pemeriksaan yang telah dilakukan di lingkungan Kemenag Sulsel.

Menurutnya, proses audit merupakan bagian penting dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan sesuai aturan sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan di lingkungan Kementerian Agama. “Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan pemeriksaan ini. Bagi kami, audit bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset,” ujarnya.

Ia berharap hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama agar tata kelola keuangan di lingkungan Kemenag Sulsel semakin tertib, transparan, dan profesional di masa yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....