Viral Aksi Berisiko, Unhas Evaluasi Ketat Penggunaan Sepeda Listrik
- 27 Feb 2026 16:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Universitas Hasanuddin atau Universitas Hasanuddin (Unhas) bergerak cepat merespons viralnya video sejumlah remaja di bawah umur yang menggunakan Sepeda Listrik WESGO Unhas dengan cara berkendara berisiko di lingkungan kampus. Dalam beberapa unggahan media sosial, terlihat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi bahkan melakukan aksi mengangkat roda depan atau wheelie, yang memicu perhatian dan kekhawatiran publik terhadap aspek keselamatan.
Fenomena tersebut menuai beragam komentar dari masyarakat, terutama terkait keamanan penggunaan Sepeda Listrik di area kampus. Sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengusung konsep kampus hijau, Unhas menegaskan komitmennya untuk memastikan inovasi transportasi ramah lingkungan ini tetap mengedepankan prinsip keselamatan dan kenyamanan.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 600 unit Sepeda Listrik WESGO Unhas resmi diperkenalkan kepada publik pada 18 Februari 2026 dalam tahap soft launching. Program ini merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk mendorong terwujudnya kampus hijau serta menekan emisi karbon di lingkungan kampus. Kehadiran Sepeda Listrik diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang efisien sekaligus berkelanjutan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Unhas, Ishaq Rahman, menjelaskan bahwa Sepeda Listrik WESGO Unhas merupakan hasil kerja sama antara Unhas dan PT EZGO Technology Indonesia (EZGO). Perjanjian kerja sama kedua pihak telah ditandatangani pada 16 September 2025. Dalam skema tersebut, EZGO akan menempatkan hingga 5.000 unit Sepeda Listrik secara bertahap di lingkungan kampus, dengan 600 unit sebagai tahap awal implementasi.
Soft launching yang dilakukan tidak hanya menjadi seremoni peluncuran, tetapi juga fase uji coba untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan respons pengguna. Pada tahap ini, Unhas dan EZGO membuka ruang seluas-luasnya terhadap masukan publik, sekaligus melakukan pemantauan intensif terhadap pola penggunaan Sepeda Listrik di lapangan. Evaluasi bersama terus dilakukan guna menyempurnakan tata kelola operasional.
“Berdasarkan evaluasi pekan pertama, terdapat beberapa aspek yang menjadi perhatian. Dari sisi akses pengguna, saat ini Sepeda Listrik dapat digunakan oleh siapa saja yang memiliki telepon seluler dan mengunduh aplikasi. Ke depan, akan diterapkan pembatasan usia minimum. Pengguna di bawah umur diwajibkan berada dalam pengawasan orang tua atau pendamping dewasa untuk meminimalkan risiko,” kata Ishaq Rahman dalam keterangannya, Jumat 27 Februari 2026.
Dari sisi radius dan jangkauan, Sepeda Listrik WESGO Unhas saat ini dapat digunakan hingga radius 2 kilometer. Cakupan ini dinilai masih terlalu luas karena berpotensi menjangkau jalan raya yang padat kendaraan umum. Oleh karena itu, pengurangan radius operasional akan segera diterapkan agar penggunaan tetap terfokus di dalam kawasan kampus dan tidak mengganggu lalu lintas umum.
Pada aspek keselamatan, Sepeda Listrik WESGO Unhas saat ini diposisikan setara dengan sepeda konvensional sehingga belum sepenuhnya menerapkan standar keselamatan kendaraan bermotor. Dalam evaluasi terbaru, akan dilakukan penyempurnaan dengan menambahkan fitur keselamatan seperti kaca spion, lampu sein, penyediaan helm bagi pengguna, serta fitur pendukung lainnya yang relevan.
Selain itu, Unhas akan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi pemerintah terkait guna memperkuat pengaturan penggunaan Sepeda Listrik di luar kawasan kampus. Meskipun fasilitas ini ditujukan khusus bagi sivitas akademika—dosen dan mahasiswa—masyarakat umum yang berada di lingkungan kampus juga dapat mengaksesnya. Untuk itu, edukasi kepada pengguna akan ditingkatkan dan pengawasan oleh petugas keamanan kampus akan diperketat.
Menanggapi video viral yang beredar, Unhas menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi penting. Saat ini tengah dilakukan pembahasan menyeluruh mengenai standar prosedur operasional Sepeda Listrik, agar implementasinya benar-benar menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pengguna.
Unhas berharap publik memahami bahwa pengoperasian Sepeda Listrik WESGO Unhas merupakan bagian dari visi besar menjadikan kawasan kampus sebagai ruang yang hijau, rendah emisi, dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Dengan tata kelola yang semakin diperbaiki, Sepeda Listrik diharapkan tetap menjadi simbol transformasi transportasi ramah lingkungan di lingkungan pendidikan tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....