Mahasiswa KKN-T Unhas Paparkan Enam Program Kerja di Desa Borong Loe Bantaeng
- 13 Jul 2026 21:06 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memaparkan enam program kerja dalam Seminar Program Kerja di Kantor Desa Borong Loe, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng pada hari Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.
Seminar turut diikuti mahasiswa KKN Universitas Muslim Indonesia (UMI) serta dihadiri Kepala Desa Borong Loe, Sri Rahma Lilianti, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan unsur masyarakat lainnya. Sebanyak 64 peserta mengikuti kegiatan yang berlangsung melalui sesi pemaparan, diskusi, dan tanya jawab.
Mahasiswa KKN-T Pemberdayaan Desa Unhas memperkenalkan enam program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi pembuatan peta administrasi desa, pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber), edukasi pengelolaan sampah dan aksi bersih pantai, pembuatan plang batas dusun, pembuatan pupuk organik cair berbahan limbah rumah tangga, serta pupuk organik berbasis feses kambing.
Koordinator Desa KKN-T Pemberdayaan Desa Unhas, Haekal Fahri, mengatakan seluruh program dirancang setelah melakukan observasi bersama pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, hasil identifikasi tersebut menjadi dasar penyusunan program agar sesuai dengan kebutuhan warga dan tema pengabdian yang diusung.
"Dalam penentuan program kerja yang kami bawakan, kami terlebih dahulu melakukan observasi bersama aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil observasi tersebut kemudian kami diskusikan bersama dosen pembimbing agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Haekal.
Selama seminar berlangsung, peserta memberikan berbagai saran dan masukan terhadap program yang dipaparkan mahasiswa. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program selama masa KKN dapat berjalan lebih optimal.
Selain menjadi forum pemaparan program, seminar juga mempererat kolaborasi antara mahasiswa Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, pemerintah desa, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program pemberdayaan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi Desa Borong Loe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....