Munafri Tinjau Langsung Pengungsi di Blok 10 Antang, Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
- 25 Feb 2026 13:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Ditengah padatnya agenda pemerintahan dan rangkaian Safari Ramadan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memilih menutup harinya dengan menyapa langsung warga terdampak banjir. Pada Selasa, 24 Februari 2026 pukul 22.30 WITA, orang nomor satu di Makassar itu tiba di lokasi pengungsian Perumnas Antang Blok 10, Kecamatan Manggala. Masjid Jabal Nur Blok 10 yang berada di dataran lebih tinggi menjadi titik pengungsian sementara bagi warga.
Di lokasi tersebut, Munafri melihat langsung belasan kepala keluarga yang mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Makassar sejak pagi hari. Kehadirannya tidak sekadar meninjau, tetapi juga memberikan motivasi serta memastikan kondisi warga dalam keadaan aman dan kebutuhan dasar terpenuhi.
Di lokasi pengungsian, Munafri mengecek kesiapan logistik, tempat istirahat, hingga ketersediaan konsumsi untuk kebutuhan buka puasa dan sahur. Ia menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan maksimal, terlebih di tengah bulan suci Ramadan.
“Ada 11 kepala keluarga yang mengungsi. Tinggi air di dalam rumah sekitar di bawah lutut, khususnya di RT 2. Kita berharap pelayanan terhadap saudara-saudara kita yang mengungsi bisa dimaksimalkan, terutama untuk balita dan lansia,” ujarnya.
Munafri menegaskan Pemerintah Kota Makassar berkomitmen penuh memastikan keselamatan dan kenyamanan warga terdampak. Kebutuhan dasar seperti makanan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan khusus menjadi prioritas utama selama masa pengungsian. Ia juga menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta seluruh unsur kecamatan dan kelurahan terkait untuk tetap siaga di lokasi.
“Saya minta teman-teman dari BPBD, Dinas Sosial, dan seluruh elemen untuk standby. Ketika ada kebutuhan, harus bisa merespons lebih cepat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain penanganan darurat, Munafri menyampaikan pemerintah kota akan menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan banjir di kawasan Perumnas Antang. Evaluasi sistem drainase serta langkah mitigasi akan menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik di Makassar. Meski ketinggian air dilaporkan masih di bawah lutut, kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih mengungsi demi keamanan dan keselamatan keluarga.
“Pemerintah Kota Makassar memastikan seluruh kebutuhan pengungsi terus dipantau dan dipenuhi hingga kondisi benar-benar aman dan air surut sepenuhnya,” tutup Munafri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....