Singapura Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
- 06 Feb 2026 22:37 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Kedutaan Besar Republik Singapura untuk Indonesia membuka peluang penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar di berbagai sektor strategis. Ketertarikan tersebut sejalan dengan arah kepemimpinan dan program pembangunan yang diusung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Peluang kerja sama itu disampaikan perwakilan Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia, Malik Vickland, saat melakukan kunjungan resmi ke Makassar dan bertemu langsung dengan Wali Kota Munafri Arifuddin di Kantor Balai Kota Makassar, Jumat, 6 Februari 2026.
Malik Vickland mengatakan, kunjungan tersebut merupakan lawatan pertama Kedubes Singapura ke Makassar pasca Pemilihan Kepala Daerah tahun lalu. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas berbagai potensi kerja sama dengan pemerintahan kota di bawah kepemimpinan yang baru.
“Kami ingin membangun kerja sama baru dengan pemerintahan yang baru, dengan Pemerintah Kota Makassar dan Wali Kota Makassar. Banyak peluang yang bisa kita jajaki, terutama terkait program-program Pemkot saat ini,” ujar Malik.
Ia menuturkan, hubungan antara Singapura dan Makassar sejatinya telah terjalin sejak lama dan memiliki akar sejarah yang kuat. Hal itu tidak terlepas dari peran masyarakat Bugis yang sejak dahulu merantau dan menetap di Singapura.
“Secara historis, hubungan Singapura dan Makassar sudah sangat lama. Orang Bugis merantau ke Singapura sejak dulu dan sampai sekarang hubungan itu masih terjaga,” ungkapnya.
Selain hubungan historis, Malik juga menyinggung kerja sama di tingkat kota yang telah terbangun dalam beberapa tahun terakhir. Makassar, kata dia, kerap mengirimkan delegasi ke Singapura untuk mengikuti forum internasional, salah satunya World Cities Summit.
“Di tahun-tahun sebelumnya, ada banyak delegasi dari Makassar yang datang ke Singapura untuk World Cities Summit. Kami berharap tahun ini Pak Munafri juga bisa hadir dalam forum tersebut,” katanya.
Menurut Malik, hubungan ekonomi dan komersial antara Singapura dan Makassar juga terus berkembang. Sejumlah perusahaan asal Singapura telah beroperasi di Kota Makassar, termasuk di sektor pendidikan.
“Ada beberapa perusahaan Singapura yang sudah ada di Makassar, salah satunya di bidang pendidikan seperti I Can Read. Hal ini kami sampaikan ke Pak Munafri, dan beliau sangat mendukung agar hubungan antar kota semakin baik,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Kedubes Singapura juga menawarkan peluang kerja sama di bidang peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan. Melalui Singapore Cooperation Programme (SCP), ASN dari Pemerintah Kota Makassar maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkesempatan mengikuti berbagai program pelatihan di Singapura.
“Kami memiliki program SCP yang fokus pada pelatihan pemerintahan, mulai dari ekonomi, tata kelola pemerintahan, hingga digitalisasi,” ujar Malik.
Ia berharap, pada tahun ini semakin banyak aparatur Pemkot Makassar yang dapat memanfaatkan program tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia birokrasi.
Menutup keterangannya, Malik menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kembali hubungan kerja sama antara Singapura dan Makassar di era kepemimpinan yang baru.
“Ini adalah kunjungan pertama kami ke Makassar setelah pemilu. Kami melihat banyak potensi dan berharap hubungan Singapura dan Makassar terus berkembang ke depan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....