Walikota Makassar Tegaskan Evaluasi Pejabat, PKL Jadi Sorotan
- 06 Feb 2026 14:37 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memberikan waktu evaluasi kepada seluruh pejabat yang dilantik selama enam bulan. "Waktu kita uji-coba cuma enam bulan. Artinya setelah enam bulan rapornya bagus, tinggal. Rapornya kurang bagus, mohon maaf. Banyak sekali yang antri di posisi Bapak dan Ibu sekalian," kata Munafri, Jumat 6 Februari 2026.
Dikatakan dalam masa evaluasi tersebut, sejumlah program menjadi atensi seperti pengelolaan sampah, urban farming pengaktifan pedestarian hingga penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan sikap humanis.
Khusus untuk penertiban PKL, Munafri menyebut proses penertiban yang dilakukan selama ini adalah proses untuk memberikan hak kepada orang lain."Artinya di atas jalan itu, ada hak-hak orang lain di situ. Hak Itu tidak boleh kita ambil ," ungkap Appi sapaan akrabnya.
Sehingga, lanjut Appi, proses ini harus tetap kita jalankan se humanis mungkin. "Jadi harus ini kita selesaikan karena kalau tidak artinya kita mengambil hak orang lain di atas jalan itu. Khususnya di alur atau di jalan sepanjang Losari. Itukan bagus kalau kita jalan kaki, mobil terparkir bagus," bebernya.
Menurutnya pola pedestarian harus diaktifkan kembali, apalagi di titik titik wisata seperti Pantai Losari. "Ini jadi tugas barunya camat baru. Secepatnya kita perbaiki pola pedestarian yang ada di Makassar,"ungkap Appi.
Sementara itu, Camat Panakkukang, Syahril mengaku siap melakukan dan mendukung program Pemerintah Kota Makassar dengan berkoordinasi terlebih dulu, bersosialisasi dan melakukan pendataan.
"Tentu dengan dilantiknya kami ini, Pak Wali berharap penuh bisa menertibkan titik titik yang tidak seharusnya digunakan untuk berjualan, sehingga ini akan menjadi konsen kami kedepan,"ujar Syahril.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....