Jenazah Ketiga Korban Pesawat ATR Teridentifikasi Esther Aprilita

  • 23 Jan 2026 22:06 WIB
  •  Makassar

RRI CO.ID.Makassar : Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban ketiga yang terindentifikasi adalah Esther Aprilita 26 tahun Alamat Perum Bukit Rangsamaya Nomor 1 Blok E2 RT.001/006 Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin Bogor Jawa Barat.

Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Muhammad Haris, mengatakan Kantong jenazah Esther Aprilita teregister dengan nomor PM 62 B.04 teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, properti dan ciri medis cocok dengan nomor ante mortem 002

"Tim gabungan Biddokkes Polda Sulsel, Pus Labgir Polri dan Fakultas Kedokteran UNHAS berhasil mengidentifikasi total tiga korban," ujar Kombes Muhammad Haris dalam Konfrensi Pers di Media Center Biddokkes Polda Sulsel, Jumat, 23 Januari 2026.

Kepala Pusat Identifikasi (Kapusident) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi, mengatakan jenazah Esther Aprilita masih dalam kondisi utuh. "Kondisinya masih bagus, sehingga tangan atau sidik jarinya masih bisa terbaca," kata Brigjen Pol Mashudi.

Dari 10 manifes pesawat ATR 42-500, sudah tiga korban yang berhasil diidentifikasi Tim DVI Polri masing - masing adalah Florencia Lolita Wibisono (pramugari) dan Deden Maulana dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta Esther Aprilita (Pramugari) Pesawat ART 42-500.

Sedangkan 7 jenazah korban lainnya lainnya juga telah ditemukan Tim SAR dan sudah berada di Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar, sedang dalam identifikasi DVI Biddokkes Polda Sulsel setelah menerima 7 kantong jenazah dari Tim SAR.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....