Hari Ketujuh, Tim SAR Kembali Temukan Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
- 21 Jul 2026 12:42 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, Selayar - Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa memasuki hari ketujuh, Selasa (21/7). Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga merupakan korban kecelakaan kapal di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenazah tersebut ditemukan setelah nelayan di sekitar Pulau Pamulikang melaporkan adanya sesosok tubuh yang mengapung di perairan setempat. Informasi itu kemudian diteruskan ke Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Benteng untuk segera ditindaklanjuti.
Menerima laporan tersebut, KN SAR Kamajaya 104 bersama RIB KN SAR Pacitan langsung bergerak menuju lokasi. Tim kemudian mengevakuasi jenazah ke darat untuk selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Makassar guna menjalani proses identifikasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan laporan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan operasi pencarian. "Pagi ini kami menerima laporan dari nelayan di Pulau Pamulikang terkait penemuan satu jenazah yang diduga korban KM Nurul Salsa. Tim langsung bergerak melakukan evakuasi, sementara identitas korban masih menunggu hasil proses identifikasi sesuai prosedur," ujar Muhammad Arif Anwar. Selasa, 21 Juli 2026.
Meski kembali menemukan jenazah, Basarnas memastikan operasi pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan secara maksimal. Seluruh unsur SAR gabungan tetap menyisir area yang telah ditentukan berdasarkan perhitungan pergerakan arus dan angin.
Pada hari ketujuh, area pencarian diperluas hingga mencapai 2.924 nautical mile persegi (NM²). Wilayah tersebut dibagi ke dalam lima sektor pencarian dengan melibatkan enam Search and Rescue Unit (SRU).
Arif yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC) memimpin langsung jalannya operasi dari Posko SAR Benteng, Selayar. Berbagai alutsista dikerahkan, di antaranya RB Mataram 220, KN SAR Puntadewa, KN SAR Kamajaya 104, KN SAR Pacitan, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, pemerintah daerah, kapal nelayan, dan potensi SAR lainnya. "Hari ini merupakan hari ketujuh operasi SAR. Kami terus mengoptimalkan pencarian dengan memperluas area hingga 2.924 nautical mile persegi agar seluruh lokasi yang berpotensi menjadi tempat hanyutnya korban dapat disisir secara maksimal," kata Arif.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya para nelayan, yang aktif memberikan informasi kepada tim di lapangan. "Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat. Setiap informasi yang diterima akan segera kami tindak lanjuti demi mempercepat proses pencarian korban yang masih belum ditemukan," tambahnya.
Hingga hari ketujuh operasi, dari total 78 orang yang berada di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 59 orang berhasil ditemukan selamat. Satu korban sebelumnya telah teridentifikasi meninggal dunia, sementara satu jenazah yang ditemukan hari ini masih menjalani proses identifikasi. Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....