Jahe, Rempah Nusantara yang Perkuat Cita Rasa Masakan

  • 15 Sep 2026 12:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Jahe untuk masakan kuliner merupakan salah satu pemanfaatan hasil tanaman herbal yang telah lama dikenal masyarakat. Rimpang bernama ilmiah Zingiber officinale ini memiliki aroma khas, rasa hangat, dan sensasi pedas yang mampu memperkuat cita rasa berbagai hidangan.

Dalam kuliner, jahe dapat digunakan dalam kondisi segar, dimemarkan, diiris, diparut, maupun diolah menjadi bubuk. Bentuk segar biasanya memberikan aroma lebih tajam, sedangkan jahe kering memiliki rasa yang lebih pekat sehingga sering digunakan sebagai bumbu campuran atau bahan marinasi.

Penggunaan jahe banyak ditemukan pada masakan berkuah, tumisan, olahan daging, ikan, dan unggas. Selain memberikan rasa hangat, jahe juga membantu mengurangi aroma amis pada bahan makanan sehingga hidangan menjadi lebih harum dan nikmat.

Pada proses memasak, jahe dapat ditumis bersama bawang putih, bawang merah, serai, atau rempah lain untuk membangun dasar aroma masakan. Jahe yang dimemarkan juga dapat dimasukkan ke dalam kuah atau rebusan agar rasa dan minyak alaminya menyebar secara perlahan.

Jahe tidak hanya digunakan untuk makanan gurih, tetapi juga dapat diolah menjadi bahan minuman dan makanan manis. Rimpang ini kerap dimanfaatkan dalam pembuatan wedang, teh jahe, kue, manisan, saus, selai, serta berbagai hidangan penutup karena rasa pedasnya dapat berpadu dengan gula dan bahan aromatik lainnya.

Kajian ilmiah menunjukkan bahwa jahe mengandung minyak atsiri dan senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, serta zingerone yang berkontribusi terhadap aroma dan rasa khasnya. Namun, kandungan tersebut dapat berbeda bergantung pada varietas, daerah asal, waktu panen, serta metode pengeringan dan penyimpanan.

Untuk memperoleh hasil masakan yang optimal, konsumen sebaiknya memilih jahe yang rimpangnya padat, kulitnya relatif mulus, tidak lembek, dan tidak menunjukkan tanda pembusukan. Jahe perlu dicuci di bawah air mengalir, kemudian dikupas atau langsung dimemarkan sesuai kebutuhan resep agar kebersihan dan karakter rasanya tetap terjaga.

Bagi pelaku UMKM kuliner, jahe dapat menjadi bahan lokal yang bernilai tambah karena bisa dikembangkan menjadi bumbu siap pakai, minuman herbal, saus, kue, hingga produk manisan. Pemanfaatan jahe secara kreatif tidak hanya memperkaya pilihan kuliner, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis tanaman herbal dan rempah Nusantara.

Penggunaan jahe dalam masakan sebaiknya disesuaikan dengan jenis hidangan agar rasa pedas dan hangatnya tidak menutupi bahan utama. Dengan pengolahan yang tepat, jahe mampu menghadirkan aroma kuat, rasa seimbang, serta karakter kuliner yang membuat masakan lebih istimewa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....