Mengenal Resep Kaddo Minyak, Kuliner Khas Maulid di Sulawesi Selatan
- 23 Agt 2026 20:28 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Di Sulawesi Selatan, perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW selalu identik dengan tradisi maulid atau maudu dengan aneka hidangan manis dan gurih. Di antara jajaran kuliner adat tersebut, Kaddo Minyak memegang peranan istimewa. Mengolah beras ketan menjadi sajian berkelas membutuhkan perpaduan rempah dan ketelatenan.
Menyambut hari kelahiran Rasulullah SAW, masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan melangitkan doa tidak hanya lewat lantunan sholawat, tetapi juga melalui kehangatan sajian kuliner . Kaddo Minyak, hidangan beras ketan berbalut gurihnya santan dan rempah-rempah pilihan, hadir sebagai simbol kesyukuran dan kebersamaan.
Aroma wangi ketumbar sangrai, sereh, dan gurihnya santan kental mulai menyerbak dari dapur-dapur warga Sulawesi Selatan menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Di balik warna kuning keemasannya yang mengilap, ada Kaddo Minyak olahan ketan legendaris yang memiliki teknik unik dipukul-pukul dengan centong kayu demi mengeluarkan minyak alaminya. Bagi Anda yang ingin menghadirkan kelezatan khas Bugis ini di rumah, simak resep dan petunjuk lengkap pembuatannya.
Mari kita intip resep warisan leluhur yang senantiasa menghidupkan suasana perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dikutip dari cookpad.com berikut resep dan cara pembuatan Kaddo Minyak untuk acara Maulid Nabi Muhammad SAW diantaranya beras Ketan Putih, santan Kental bawang goreng, ketumbar biji, sereh, lengkuas, kunyik bubuk dan garam
Adapun tata cara membuat :
- Cuci Beras Ketan Sampai Bersih, kemudian direndam selama 30 Menit
- Kukus beras ketan yang sudah direndam dan ditiriskan selama 15 menit bersama sereh dan lengkuas
- Goreng ketumbar utuh dengan minyak kelapa
- Didihkan santan kental, masukkan garam dan ketumbar goreng beserta minyaknya dan bawang goreng
- Setelah beras ketan dikukus kemudian masukkan pindahkan kedalam wadah besar dan disirami santan kental dan bumbu secara perlahan2, biarkan meresap kemudian kukus kembali
Setelah matang, keluarkan nasi ketannya kemudian dipukul2 pakai sendok masi kayu yang besar, agar keluar minyaknya dan nasi lebih terkumpul selama 5 menit, kemudian siap dihidangkan bersama ayam goreng dan jangan lupa ditaburi lagi bawang goreng.
Demikian rahasia racikan dan cara pembuatan Kaddo Minyak khas perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Sulawesi Selatan. Lebih dari sekadar sajian nasi ketan gurih beraroma rempah, Kaddo Minyak adalah wujud nyata rasa syukur dan simbol perekat silaturahmi yang terus dirawat oleh masyarakat Bugis-Makassar dari generasi ke generasi, Menjaga keberlanjutan resep otentik seperti Kaddo Minyak di era modern merupakan langkah penting dalam melestarikan identitas kuliner Nusantara. Melalui momen sakral perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, cita rasa warisan leluhur ini tidak hanya diwariskan dari dapur ke dapur, tetapi juga terus mengikat generasi muda agar tetap bangga dan berakar pada tradisi budayanya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....