Pallukaloa, Sajian Khas Favorit pada Pernikahan Masyarakat Makassar

  • 08 Jun 2026 09:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pesta pernikahan di kalangan masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan, tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan beragam kuliner tradisional yang sarat nilai budaya. Salah satu hidangan yang hampir selalu hadir dan menjadi favorit para tamu adalah Pallukaloa.

Pallukaloa merupakan masakan khas Makassar yang berbahan dasar Ikan atau daging Sapi yang masih melekat pada tulangnya. Hidangan ini memiliki kuah kental berwarna kehitaman yang berasal dari penggunaan biji kluwek (keluak), dipadukan dengan berbagai rempah pilihan seperti merica, pala, dan jintan dan aromatic diantaranya cenkeh, daun salam, daun jeruk.

Anca, warga Makassar yang tengah melaksanakan pesta pernikahan kerabatnya minggu (7/6/2026), mengatakan bahwa penyediaan hidangan untuk tamu undangan telah dilakukan jauh hari sebelum acara berlangsung. Salah satu persiapan utama adalah menyediakan seekor sapi yang akan diolah menjadi berbagai jenis masakan.

“Setiap bagian sapi dimanfaatkan menjadi menu yang berbeda. Daging diolah menjadi toppalada, jeroan dimasak menjadi coto, sementara bagian tulang dan daging yang menempel diolah menjadi Pallukaloa,” ujarnya.

Menurutnya, Pallukaloa menjadi salah satu menu yang paling ditunggu oleh para tamu. Selain rasanya yang khas, hidangan ini juga tidak selalu mudah ditemukan di rumah makan sehingga kehadirannya pada pesta pernikahan menjadi daya tarik tersendiri.

Proses memasak Pallukaloa membutuhkan waktu yang cukup lama serta keahlian khusus dalam meracik bumbu. Perpaduan rempah-rempah dan teknik memasak yang tepat menghasilkan kuah yang kaya cita rasa serta daging yang empuk hingga mudah terlepas dari tulangnya.

Sekilas, Pallukaloa memiliki kemiripan dengan konro, kuliner khas Makassar lainnya yang juga menggunakan bahan dasar tulang sapi. Namun, penggunaan kluwek menjadi pembeda utama yang memberikan warna kuah lebih gelap dan cita rasa yang lebih kuat.

Bagi masyarakat Makassar, Pallukaloa bukan sekadar hidangan pelengkap pesta. Kehadirannya menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dan mencerminkan kekayaan kuliner daerah yang terus dipertahankan hingga kini.

Selain menjadi sajian istimewa bagi tamu undangan, Pallukaloa juga menjadi simbol keramahan tuan rumah dalam menyambut dan menghormati setiap tamu yang hadir pada momen bahagia sebuah keluarga. (A.An)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....