Ikan Dempo, Warisan Pengawetan Ikan Khas Masyarakat Bone

  • 21 Mei 2026 13:55 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Masyarakat di berbagai daerah memiliki beragam cara untuk mengawetkan bahan makanan. Hal ini terutama dilakukan oleh masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota dengan keterbatasan akses transportasi, atau di daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah sehingga hasil produksinya perlu diolah agar dapat bertahan lebih lama.

Salah satu bahan makanan yang sering diawetkan adalah ikan laut. Di wilayah pesisir timur Sulawesi Selatan, tepatnya Kabupaten Bone dan sekitarnya, hasil tangkapan nelayan berupa ikan sangat melimpah, terutama ikan tuna yang terkenal memiliki cita rasa lezat serta nilai jual yang cukup tinggi.

Melimpahnya hasil tangkapan ikan tuna pada masa lalu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat untuk menjaga kualitas ikan agar tetap dapat dikonsumsi dalam kondisi baik. Terutama saat teknologi pendingin belum tersedia. Kondisi tersebut mendorong masyarakat pesisir Bone untuk memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai metode pengawetan alami.

Hasil olahan ikan yang diawetkan tersebut kemudian dikenal dengan nama Ikan Dempo. Proses pembuatannya diawali dengan membersihkan ikan tuna segar, kemudian mengirisnya tipis-tipis dan membubuhinya dengan garam.

Selanjutnya, ikan yang telah dilumuri garam disimpan dalam wadah tertentu sebagai proses pengawetan. Cara sederhana ini membuat ikan dempo dapat bertahan lebih lama sehingga dapat dibawa ke luar daerah atau dikonsumsi beberapa hari kemudian.

Salah seorang warga asli Bone, Riska, mengungkapkan bahwa ikan dempo menjadi salah satu makanan khas yang digemari masyarakat setempat, terutama ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan para nelayan melaut untuk mencari ikan.

"Saat cuaca buruk dan nelayan tidak melaut, ikan dempo sering menjadi pilihan makanan masyarakat karena dapat disimpan lebih lama dan tetap memiliki cita rasa yang khas," ungkap Riska, Kamis, 21 Maret 2026.

Beragam jenis masakan dapat diolah dari ikan dempo, dan salah satu yang paling populer adalah ikan dempo sambal tumis. Hidangan ini semakin nikmat apabila disajikan bersama sayur bening dan nasi hangat.

Di balik cita rasanya, ikan dempo tidak hanya menjadi hidangan khas masyarakat Bone, tetapi juga menjadi jejak kearifan lokal yang hingga kini tetap bertahan. Tradisi ini menunjukkan bagaimana masyarakat pesisir mampu beradaptasi dengan kondisi alam serta memanfaatkan sumber daya yang ada secara bijaksana. (A.An)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....