Bukan Hanya Anak-anak, Campak Bisa Menyerang Orang Dewasa
- 25 Sep 2026 07:17 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar - Campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan kematian. Penyakit ini tidak hanya berbahaya bagi bayi dan anak kecil, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada orang dewasa.
Gejala campak umumnya muncul tujuh hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Tanda awalnya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, serta mata merah dan berair. Demam dapat meningkat hingga lebih dari 40 derajat Celsius.
Dilansir dari cdc.gov. Dua hingga tiga hari setelah gejala awal, penderita dapat mengalami bintik Koplik, yakni bintik putih kecil di dalam mulut. Ruam campak biasanya muncul tiga hingga lima hari setelah gejala pertama, dimulai dari wajah dekat garis rambut, kemudian menyebar ke leher, badan, lengan, hingga kaki.
Campak juga dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi telinga dan diare. Pada kondisi yang lebih berat, penderita berisiko mengalami pneumonia atau infeksi paru-paru serta ensefalitis, yaitu peradangan otak yang dapat menyebabkan kejang dan gangguan neurologis.
Kelompok yang lebih berisiko mengalami komplikasi meliputi anak berusia di bawah lima tahun, orang dewasa di atas 20 tahun, ibu hamil, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Pada ibu hamil, infeksi campak dapat meningkatkan risiko persalinan prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah.
Selain komplikasi saat sakit, campak dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh setelah penderita sembuh. Kondisi yang dikenal sebagai amnesia imun ini terjadi ketika virus merusak sel kekebalan yang sebelumnya membantu tubuh mengenali infeksi. Dampaknya dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga beberapa tahun.
Campak juga dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang berupa subacute sclerosing panencephalitis (SSPE), penyakit langka tetapi fatal yang menyerang sistem saraf pusat. Kondisi ini umumnya berkembang tujuh hingga 10 tahun setelah seseorang mengalami campak. Vaksinasi menjadi langkah utama untuk mencegah penyakit dan komplikasinya, sementara orang yang diduga terpapar campak dianjurkan segera menghubungi tenaga kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....