Manfaat Air Rebusan Kunyit untuk Kesehatan Tubuh
- 12 Agt 2026 12:56 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kunyit tidak hanya dikenal sebagai bumbu dapur dan bahan jamu, tetapi juga memiliki sejumlah potensi manfaat lain bagi kesehatan. Melansir pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/ Kandungan utamanya, kurkumin, sedang banyak diteliti karena memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan, meski bukti manfaatnya pada manusia masih terus berkembang.
Salah satu manfaat yang paling banyak dikaji adalah membantu mengurangi nyeri dan gangguan fungsi pada osteoartritis lutut. Tinjauan sistematis yang dipublikasikan melalui PubMed menemukan bahwa kurkuminoid berpotensi memperbaiki nyeri serta kualitas hidup pasien, tetapi efeknya dalam jangka panjang dan dosis terbaik masih memerlukan penelitian lanjutan.
Potensi tersebut berkaitan dengan kemampuan kurkumin dalam memengaruhi berbagai proses peradangan di dalam tubuh. Namun, kunyit atau kurkumin tidak seharusnya dianggap sebagai pengganti obat yang diresepkan dokter, terutama pada penderita radang sendi atau penyakit kronis.
Kurkumin juga sedang diteliti dalam kaitannya dengan kesehatan metabolik, termasuk kadar gula darah, trigliserida, kolesterol baik, dan tekanan darah diastolik. Meta-analisis uji terkontrol pada pasien sindrom metabolik menunjukkan adanya perbaikan pada beberapa parameter tersebut, tetapi hasilnya belum cukup untuk menjadikan suplemen kurkumin sebagai terapi tunggal.
Manfaat lain yang masih diteliti adalah dukungan terhadap kesehatan mental, khususnya gejala depresi. Tinjauan sistematis menemukan adanya kemungkinan perbaikan gejala, tetapi kualitas bukti dinilai rendah sehingga kurkumin hanya dapat dipertimbangkan sebagai pendamping perawatan medis, bukan pengobatan utama.
Dalam penggunaan sehari-hari, kunyit sebagai bumbu masakan umumnya lebih aman daripada mengonsumsi suplemen dalam dosis tinggi. Pusat Nasional untuk Kesehatan Komplementer dan Integratif Amerika Serikat atau NCCIH menyebutkan bahwa kunyit oral dengan formulasi biasa kemungkinan aman dalam jumlah yang dianjurkan selama dua hingga tiga bulan, tetapi dapat menyebabkan mual, refluks asam, gangguan perut, diare, atau sembelit.
Masyarakat juga perlu berhati-hati terhadap produk kurkumin yang dibuat dengan teknologi peningkat penyerapan, karena beberapa kasus gangguan hati telah dilaporkan pada produk dengan formulasi tersebut. Jika muncul kelelahan, mual, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, atau kulit dan mata menguning setelah mengonsumsi suplemen kunyit, pengguna perlu segera menghentikannya dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Dengan demikian, manfaat lain kunyit yang paling menjanjikan saat ini berkaitan dengan peradangan, nyeri sendi, dan beberapa indikator metabolik, sedangkan manfaat untuk kesehatan mental masih membutuhkan bukti yang lebih kuat. Kunyit dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi penggunaannya sebagai suplemen harus memperhatikan dosis, kondisi kesehatan, kehamilan, serta kemungkinan interaksi dengan obat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....