Penderita Maag Perlu Waspadai Waktu Konsumsi Durian
- 07 Mei 2026 12:40 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Waktu yang tidak tepat untuk makan buah durian adalah saat perut benar-benar kosong, karena durian dikenal cukup berat dicerna, mengandung gula dan energi yang tinggi, serta dapat memicu rasa begah pada sebagian orang. Melansir https://fk.ui.ac.id/ Pada kondisi lambung yang sensitif, makan durian tanpa makanan pendamping bisa membuat perut terasa tidak nyaman, terutama bila porsinya besar. Karena itu, durian lebih aman dikonsumsi setelah makan utama, bukan sebagai santapan pembuka ketika tubuh belum memiliki “alas” makanan lain.
Selain perut kosong, waktu yang kurang tepat adalah menjelang tidur. Beberapa sumber kesehatan menyarankan untuk tidak makan durian terlalu malam karena kandungan gula dan kalori yang tinggi dapat membuat tubuh terasa lebih berat dan kurang nyaman saat istirahat. Pada sebagian orang, makan durian larut malam juga bisa memicu rasa penuh di perut sehingga kualitas tidur menurun. Jika ingin menikmati durian, pilihlah waktu siang atau sore dalam porsi kecil agar tubuh masih punya cukup waktu untuk mencerna.
Durian juga sebaiknya tidak dimakan bersamaan dengan makanan pedas. Kombinasi ini berpotensi membuat lambung bekerja lebih keras, memicu sensasi panas, kembung, atau mual pada orang yang sensitif. Makanan pedas dapat meningkatkan iritasi lambung, sedangkan durian sendiri sudah tergolong buah yang “berat” dan bisa menambah rasa tidak nyaman di pencernaan. Karena itu, memberi jeda waktu antara durian dan makanan pedas adalah langkah yang lebih bijak.
Waktu yang kurang tepat lainnya adalah ketika tubuh sedang mengalami gangguan lambung, maag, atau refluks asam. Durian mengandung gula dan komponen yang dapat memicu fermentasi serta menghasilkan gas pada saluran cerna, sehingga keluhan seperti begah dan mual bisa lebih mudah muncul. Pada orang dengan lambung sensitif, durian yang dimakan berlebihan dapat memperburuk rasa tidak nyaman dan membuat keluhan lebih sering kambuh. Karena itu, orang dengan riwayat gangguan pencernaan sebaiknya tidak menjadikan durian sebagai camilan sembarangan.
| Baca juga: Pilihan Buah Aman untuk Asam Lambung |
Durian juga tidak ideal dikonsumsi saat tubuh sedang perlu mengontrol gula darah dengan ketat. Buah ini memang masih punya manfaat gizi, tetapi kandungan gulanya tinggi sehingga porsi besar dapat menaikkan asupan karbohidrat harian secara signifikan. Pada penderita diabetes atau orang yang sedang membatasi gula, waktu makan durian perlu diatur agar tidak berbarengan dengan konsumsi manis lain. Menggabungkan durian dengan minuman manis atau dessert justru membuat beban gula semakin tinggi.
Jika ingin tetap menikmati durian dengan lebih aman, pilih waktu setelah makan utama dan batasi porsinya. Sejumlah rujukan menyarankan durian dimakan dalam porsi kecil, tidak setiap hari, serta diberi jeda dari makanan atau minuman lain yang berat bagi pencernaan. Cara ini membantu tubuh mencerna durian tanpa menimbulkan keluhan berlebih seperti kembung, begah, atau mual. Intinya, durian bukan buah yang harus dihindari total, tetapi waktu konsumsinya perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh agar manfaatnya tetap terasa tanpa menimbulkan masalah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....