Cara Tepat Menghitung Kadar Kafein dalam Sajian Kopi
- 02 Apr 2026 18:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kafein merupakan komponen utama dalam kopi yang berfungsi sebagai stimulan untuk meningkatkan neurotransmitter di otak. Meskipun memberikan efek kewaspadaan dan fokus, jumlah kafein dalam setiap cangkir dapat bervariasi tergantung pada metode penyajiannya.
Mengutip Cleveland Clinic, kafein memiliki sisi positif seperti meredakan sakit kepala hingga menurunkan risiko diabetes tipe dua. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu dampak negatif bagi tubuh, mulai dari kecemasan, pusing, hingga gangguan pada sistem pencernaan.
Para pakar kesehatan menganjurkan pembatasan asupan kafein tidak lebih dari 300 miligram per hari bagi orang dewasa. Jumlah ini setara dengan empat cangkir kopi standar, guna menghindari efek buruk seperti palpitasi atau debar jantung yang tidak beraturan.
Secangkir kopi standar berukuran 250 mililiter umumnya mengandung sekitar 95 miligram kafein bagi penikmatnya. Sementara itu, sajian espresso memiliki kadar 62,8 miligram per satu shot, dan kopi instan mengandung sekitar 62,4 miligram dalam takaran yang sama.
Perbedaan signifikan terlihat pada metode seduh dingin atau cold brew yang memiliki kadar kafein jauh lebih tinggi. Dalam sajian 350 mililiter cold brew, kandungan kafeinnya dapat mencapai 158 hingga 238 miligram karena proses ekstraksi yang lebih lama.
Beberapa faktor kunci memengaruhi kadar kafein, salah satunya adalah tingkat pemanggangan atau roasting biji kopi. Kopi yang dipanggang ringan justru memiliki kafein lebih banyak dibandingkan kopi yang dipanggang hingga gelap pekat dengan rasa yang kuat.
Jenis biji kopi seperti Robusta juga diketahui mengandung kafein 1,4 kali lebih tinggi daripada biji Arabika. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan rasio kopi dan air agar kadar kafein yang dikonsumsi tetap dalam batas aman bagi kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....