Strategi Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh Harian di Cuaca Panas

  • 18 Jun 2026 09:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hidrasi tubuh (hydration awareness) dinilai masih perlu ditingkatkan. Menjaga kecukupan cairan bukan sekadar minum air saat rasa haus melanda, melainkan tentang bagaimana memastikan tubuh mendapatkan asupan cairan dalam jumlah dan waktu yang tepat secara konsisten sepanjang hari. Guna mengedukasi masyarakat, institusi kesehatan Primaya Hospital membagikan sejumlah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh harian.

Dikutip darii primayahospital.com, beberapa strategi memenuhi memenuhi cairan tubuh harian di tengah cuaca panas diantaranya, Langkah pertama yang paling krusial adalah membiasakan diri minum air sebelum rasa haus muncul. Pasalnya, munculnya rasa haus justru merupakan sinyal awal bahwa tubuh sudah mulai mengalami kekurangan cairan.

Pihak Primaya Hospital menyarankan masyarakat untuk minum air putih secara teratur sebanyak 150 hingga 250 ml setiap 1–2 jam sekali. Metode ini dinilai jauh lebih efektif dibandingkan minum dalam jumlah besar sekaligus. Pola konsumsi yang bertahap ini akan membantu penyerapan cairan oleh tubuh secara optimal dan menjaga kondisi fisik tetap terhidrasi dengan baik.

Langkah praktis selanjutnya adalah dengan memanfaatkan penggunaan botol minum pribadi (tumbler). Membawa botol minum sendiri berukuran tertentu, seperti 500 ml, memudahkan seseorang untuk memantau dan menghitung total asupan air yang telah dikonsumsi dalam sehari. Selain menjaga higienitas, kebiasaan ini juga berkontribusi positif dalam mengurangi limbah plastik sekali pakai.

Selain intensitas, jenis minuman yang dikonsumsi juga harus diperhatikan dengan memilih opsi yang sehat. Air putih tetap menjadi pilihan utama karena bebas kalori dan mudah diserap tubuh. Namun, masyarakat juga dapat mengonsumsi alternatif menyegarkan lainnya seperti air kelapa, infused water dengan potongan buah, atau jus alami tanpa gula untuk menambah asupan vitamin dan elektrolit.

Sebaliknya, masyarakat diimbau untuk membatasi konsumsi minuman yang mengandung kafein dan alkohol, seperti kopi dan teh pekat. Jenis minuman tersebut memiliki sifat diuretik yang dapat memicu peningkatan produksi urin. Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa diimbangi air putih yang cukup, tubuh akan kehilangan cairan lebih cepat sehingga memperburuk risiko dehidrasi.

Pemenuhan cairan nyatanya tidak hanya bersumber dari minuman, tetapi juga bisa didapatkan melalui makanan. Mengonsumsi buah dan sayuran yang memiliki kandungan air di atas 90 persen—seperti semangka, jeruk, melon, mentimun, dan selada sangat direkomendasikan. Pola makan ini tidak hanya membantu hidrasi tubuh, tetapi juga memasok serat, vitamin, dan mineral untuk menjaga daya tahan tubuh.

Sebagai langkah evaluasi mandiri, masyarakat diingatkan untuk selalu memperhatikan warna urin mereka setiap hari. Warna bening atau kuning muda menandakan tubuh terhidrasi dengan baik, sedangkan warna kuning pekat atau keruh menjadi alarm bahwa tubuh kekurangan cairan. Terakhir, penggunaan pakaian yang longgar, berbahan katun, dan berwarna terang saat cuaca panas juga sangat disarankan untuk mengontrol pengeluaran keringat yang berlebih.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....